Monsun Australia Melemah Jadi Pemicu Musim Kemarau Belum Merata
Rabu, 04 Juni 2025 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
Faktor-faktor tersebut dapat menyebabkan hujan lokal dengan intensitas sedang hingga lebat pada siang hingga sore hari yang disertai kilat/petir yang tidak merata dengan waktu singkat.
Mengingat atmosfer bersifat sangat dinamis, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meskipun pada wilayah yang sudah memasuki musim kemarau.
Dalam sepekan ke depan, beberapa wilayah di Sulawesi, Maluku Utara, dan Sebagian wilayah di Pulau Papua masih berpotensi mengalami hujan berdurasi lama.
“Meskipun demikian, hujan deras berdurasi singkat yang disertai petir, kilat, dan angin kencang masih mungkin terjadi secara tiba-tiba di berbagai daerah. Oleh karena itu, BMKG terus mengimbau masyarakat akan pentingnya memantau informasi cuaca resmi dan mengambil langkah mitigasi yang diperlukan guna mengurangi dampak risiko bencana hidrometeorologi,” imbaunya.
Mengingat atmosfer bersifat sangat dinamis, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, meskipun pada wilayah yang sudah memasuki musim kemarau.
Dalam sepekan ke depan, beberapa wilayah di Sulawesi, Maluku Utara, dan Sebagian wilayah di Pulau Papua masih berpotensi mengalami hujan berdurasi lama.
“Meskipun demikian, hujan deras berdurasi singkat yang disertai petir, kilat, dan angin kencang masih mungkin terjadi secara tiba-tiba di berbagai daerah. Oleh karena itu, BMKG terus mengimbau masyarakat akan pentingnya memantau informasi cuaca resmi dan mengambil langkah mitigasi yang diperlukan guna mengurangi dampak risiko bencana hidrometeorologi,” imbaunya.
(shf)
Lihat Juga :