Tegas! Prabowo Minta Pejabat yang Tak Sanggup Emban Jabatan Mundur
Senin, 02 Juni 2025 - 11:11 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto meminta pejabat yang tak sanggup mengemban jabatan untuk mundur. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menegaskan para pejabat maupun pemangku kebijakan yang tak sanggup menjalankan tugas untuk mundur dari jabatannya.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam amanatnya pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).
"Kekurangan kita terutama menurut pendapat saya adalah sikap mental para elite bangsa terutama mereka-mereka yang pegang jabatan-jabatan penting sebagai wakil rakyat, sebagai utusan rakyat dan sebagai mandataris rakyat," ujar Prabowo
Baca juga: Presiden Prabowo: Pancasila Jangan Hanya Jadi Mantra dan Slogan
"Saya sebagai Presiden Republik Indonesia melihat masih terlalu banyak penyelewengan, masih terlalu banyak korupsi, masih terlalu banyak manipulasi yang dilaksanakan justru di tubuh pemerintahan, di tubuh kekuasaan," lanjutnya.
Prabowo lantas mengimbau dan mengajak seluruh unsur yang diberi kepercayaan oleh rakyat agar kembali ke nilai-nilai Pancasila. Ia tak segan-segan untuk memberhentikan pihak yang melakukan penyelewengan.
Baca juga: Mutasi TNI, 6 Pati Duduki Jabatan Penting di Kemhan, Dirjen Strahan hingga Pothan
"Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana yang tidak setia kepada negara yang melanggar Undang-undang yang melanggar Undang-undang dasar akan kita tindak," tuturnya.
"Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti, semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan," pungkasnya.
Hal itu diungkapkan Prabowo dalam amanatnya pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta, Senin (2/6/2025).
"Kekurangan kita terutama menurut pendapat saya adalah sikap mental para elite bangsa terutama mereka-mereka yang pegang jabatan-jabatan penting sebagai wakil rakyat, sebagai utusan rakyat dan sebagai mandataris rakyat," ujar Prabowo
Baca juga: Presiden Prabowo: Pancasila Jangan Hanya Jadi Mantra dan Slogan
"Saya sebagai Presiden Republik Indonesia melihat masih terlalu banyak penyelewengan, masih terlalu banyak korupsi, masih terlalu banyak manipulasi yang dilaksanakan justru di tubuh pemerintahan, di tubuh kekuasaan," lanjutnya.
Prabowo lantas mengimbau dan mengajak seluruh unsur yang diberi kepercayaan oleh rakyat agar kembali ke nilai-nilai Pancasila. Ia tak segan-segan untuk memberhentikan pihak yang melakukan penyelewengan.
Baca juga: Mutasi TNI, 6 Pati Duduki Jabatan Penting di Kemhan, Dirjen Strahan hingga Pothan
"Mereka-mereka yang tidak setia kepada negara akan kita singkirkan dengan tidak ragu-ragu tanpa memandang bulu, tanpa melihat keluarga siapa, partai mana, suku mana yang tidak setia kepada negara yang melanggar Undang-undang yang melanggar Undang-undang dasar akan kita tindak," tuturnya.
"Semua penyelewengan, semua kebocoran harus berhenti, semua pejabat yang tidak mampu melaksanakan tugas lebih baik mundur sebelum saya berhentikan," pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :