Dino Patti Djalal Senggol Menlu Sugiono soal Visa Pelajar AS Ditangguhkan

Jum'at, 30 Mei 2025 - 15:04 WIB
loading...
Dino Patti Djalal Senggol...
Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal menyenggol Menlu Sugiono terkait visa pelajar. Foto/IG Dino Patti Djalal dan Arif Julianto
A A A
JAKARTA - Mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) Dino Patti Djalal merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menghentikan sementara pengajuan visa pertukaran pelajar. Dino menyenggol Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono terkait masalah tersebut.

Dino yang juga mantan Mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) ini mendesak Sugiono menelepon Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio. Dino meminta Sugiono menyampaikan keprihatinan atas kebijakan visa pelajar tersebut.

“Yth Pak @Menlu_RI Sugiono, sudah saatnya anda menelepon Menlu AS Marco Rubio utk nyatakan prihatin re kebijakan visa yg meresahkan mahasiswa Indonesia,” cuit Dino di akun media sosial X dikutip Jumat (30/5/2025).

Baca juga: Trump Cabut Visa Lebih dari 1.000 Mahasiswa Asing di AS, Apa Alasannya?



Menurut Dino, tindakan dari pejabat di bawah saja tidak cukup. Dino berpendapat, masalah visa pelajar tersebut menjadi ujian kepemimpinan Sugiono.

“This is a test of your leadership. Be the voice of our youth, our people. Find a solution. Jangan nunggu atau lirik langkah negara lain,” ujar Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini.

“Hubungi Marco Rubio, dan dengan kepala dingin namun tegas tagih komitmen yang bersangkutan untuk jaga Kemitraan RI-AS terutama di bidang pendidikan. Tunjukkan bahwa Indonesia dan Amerika Serikat sejajar. Respectfully,” pungkasnya.

Baca juga: Mahasiswa RI Terancam Gagal Kuliah di AS, Ini Langkah Kemendiktisaintek

Sebelumnya, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) menyatakan komitmennya untuk melindungi hak pendidikan mahasiswa Indonesia yang terdampak kebijakan terbaru pemerintah Amerika Serikat (AS), yang menangguhkan penerbitan visa pelajar dan menghentikan proses wawancara visa di seluruh kedutaan besar AS.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto, menegaskan bahwa pihaknya akan mengambil langkah-langkah strategis agar mahasiswa penerima beasiswa yang seharusnya melanjutkan studi ke AS tidak terlantar.

”Kami akan berkomunikasi dengan universitas internasional unggulan di berbagai negara untuk menjajaki kemungkinan pindah ke negara lain. Juga berkoordinasi dengan universitas di dalam negeri untuk kemungkinan yang sama,” ujar Menteri Brian, melalui siaran pers, Kamis (29/5/2025).

Kebijakan AS tersebut tertuang dalam memo resmi Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio, yang menyebutkan penundaan visa pelajar serta peninjauan media sosial pemohon visa sebagai bagian dari proses verifikasi tambahan.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Gerindra: Diplomasi...
Gerindra: Diplomasi Aktif Prabowo Perkuat Posisi Indonesia di Panggung Global
Anies Baswedan: Dino...
Anies Baswedan: Dino Patti Djalal Bukan Karbitan Jadi Diplomat, Bukan Pula Karbitan Jadi Pejabat
IPR: Sikap Seskab Teddy...
IPR: Sikap Seskab Teddy Abaikan Serangan Personal Jadi Fondasi Penting Jaga Stabilitas
Habiburokhman Kritik...
Habiburokhman Kritik Dino Patti Djalal: Sok Paling Kemlu Sendiri Sedunia
Seskab Teddy soal Prabowo...
Seskab Teddy soal Prabowo Sering ke Luar Negeri: Dunia Sedang Krisis, Pemimpin Harus Bangun Hubungan
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Ketum IPSI Sambut Komitmen...
Ketum IPSI Sambut Komitmen Presiden Prabowo soal Pelatnas Jangka Panjang, Optimistis Pencak Silat Mendunia
Rekomendasi
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Bangun Ketahanan Pangan,...
Bangun Ketahanan Pangan, Kakanwil Ditjenpas Jakarta Panen Telur Ayam di Lapas Salemba
Korban Disiksa Selama...
Korban Disiksa Selama 3 Tahun, Mengapa Tak Melawan? Ini Penjelasan Psikolog!
Berita Terkini
Mensesneg Sebut Prabowo...
Mensesneg Sebut Prabowo Monitor Kasus 3 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal
Penyidik KPK Limpahkan...
Penyidik KPK Limpahkan Berkas Perkara Budiman Bayu Prasojo Tersangka Bea Cukai ke JPU
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Perang Iran 2026: Akhir...
Perang Iran 2026: Akhir Pertempuran, Awal Perebutan Kemenangan
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Menkomdigi Meutya Hafid:...
Menkomdigi Meutya Hafid: 4,7 Juta Akun Anak di TikTok dan YouTube Dinonaktifkan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved