5 Pangdam Jaya sebelum Mayjen Deddy Suryadi, Nomor 1 Kini Menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo

Jum'at, 30 Mei 2025 - 06:29 WIB
loading...
5 Pangdam Jaya sebelum...
Mayjen TNI Deddy Suryadi saat serah terima tongkat komando Pangdam IV Diponegoro dari Mayjen TNI Tandyo Budi kepada dirinya. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Lima Pangdam Jaya sebelum Mayjen TNI Deddy Suryadi diulas di artikel ini. Di antara lima Perwira Tinggi (Pati) TNI yang menjadi Pangdam Jaya tersebut, ada yang kini menjadi Penasihat Khusus Presiden Prabowo Subianto.

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto melakukan rotasi dan mutasi terhadap 117 Perwira Tinggi (Pati) TNI. Kebijakan ini tertuang dalam Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/667/V/2025 tertanggal 27 Mei 2025.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian penting dari siklus pembinaan personel di lingkungan TNI .

"Mutasi ini bukan sekadar proses administratif, tapi merupakan strategi pembinaan karier dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan efektivitas tugas. Ini juga bentuk kesiapan TNI dalam menghadapi dinamika yang terus berubah, baik di dalam negeri maupun global," ujar Kristomei, Rabu (28/5/2025).

Baca Juga: Profil Mayjen TNI Deddy Suryadi, Mantan Ajudan Jokowi yang Ditunjuk Menjadi Pangdam Jaya

Dari total 117 Pati TNI yang dimutasi, terdiri dari 47 Pati TNI Angkatan Darat, 30 Pati TNI Angkatan Laut, dan 40 Pati TNI Angkatan Udara. Satu di antaranya, Mayjen TNI Deddy Suryadi, yang ditunjuk menjadi Pangdam Jaya.

5 Pangdam Jaya sebelum Mayjen TNI Deddy Suryadi


Panglima Komando Daerah Militer Jayakarta atau biasa disingkat "Pangdam Jaya/Pangdam Jayakarta" adalah jabatan yang diemban oleh seorang perwira tinggi TNI-AD dengan pangkat Mayor Jenderal (Mayjen). Berdasarkan mutasi dan rotasi yang dilakukan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Mayjen TNI Deddy Suryadi ditunjuk menjadi Pangdam Jaya. Dia menggantikan Mayjen TNI Rafael Granada Baay.

Berikut ini SindoNews tampilkan lima Pangdam Jaya sebelum Mayjen TNI Deddy Suryadi:

1. Dudung Abdurachman

Dudung Abdurachman merupakan seorang purnawirawan TNI. Jabatan tertinggi di dunia militer adalah sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) pada tanggal 17 November 2021 sampai 17 November 2023.

Baca Juga: Baca Juga: Jenderal Dudung Pimpin Sertijab Pangdam Jaya

Dudung merupakan lulusan Akademi Militer 1988 B dari kesatuan Infanteri. Sebelum menjabat sebagai KSAD, dia menjabat sebagai Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad).

Sebelumnya, Dudung menjadi Pangdam Jaya pada 27 Juli 2020 – 25 Mei 2021. Pria kelahiran Bandung, 19 November 1965 yang terakhir menyandang pangkat Jenderal TNI ini kini menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Pertahanan Nasional/Ketua Komite Kebijakan Industri Pertahanan.

2. Mulyo Aji


Mulyo Aji lahir di Surakarta, 28 Juli 1964. Dia merupakan seorang Purnawirawan TNI AD yang terakhir menjabat sebagai Sesmenko Polhukam.

Mulyo Aji lulusan Akademi Militer 1987. Dia mahir dalam bidang Infanteri. Pati yang terakhit menyandang pangkat Letjen TNI ini menjadi Pangdam Jaya menggantikan Dudung Abdurachman pada 25 Mei 2021 – 4 Januari 2022.

3. Untung Budiharto

Untung Budiharto lahir di Tegal, Jawa Tengah, 26 April 1965. Dia merupakan seorang purnawirawan TNI AD yang terakhir kali menjabat sebagai Pangdam Jaya.

Baca Juga: Mayjen Untung Budiharto Jabat Pangdam Jaya Gantikan Mayjen Mulyo Aji

Budiharto merupakan lulusan Akademi Militer (1988A), berasal kecabangan Infanteri (Kopassus). Sebelum menjabat Pangdam Jaya pada 10 Januari 2022 – 8 Maret 2023, dia merupakan Staf Khusus Panglima TNI.

4. Mohamad Hasan

Mohamad Hasan lahir di Bandung, 13 Maret 1971. Dia merupakan seorang Pati TNI AD yang sejak 30 Desember 2024 mengemban amanat sebagai Komandan Kodiklat TNI-AD.



Hasan merupakan lulusan Akademi Militer (1993) dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Hasan menjabat Pangdam Jaya pada 8 Maret 2023 – 24 Juli 2024. Sebelumnya, dia menjadi Pangdam Iskandar Muda (9 Desember 2021 – 8 Maret 2023) dan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (26 Agustus 2020 – 9 Desember 2021).

Sejak 30 Desember 2024, Mohamad Hasan yang berpangkat Letjen TNI menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD. Sebelumnya, Hasan menjabat Pangkostrad (24 Juli 2024 – 30 Desember 2024).

5. Rafael Granada Baay

Rafael Granada Baay lahir di Maluku, 25 Juni 1971. Dia merupakan seorang Pati TNI AD yang sejak 27 Mei 2025 menjabat sebagai Sestama BIN.

Rafael merupakan lulusan Akademi Militer (1993), berasal dari kecabangan Infanteri (Kopassus). Rafael menjadi Pangdam Jaya sejak 24 Juli 2024. Kini, posisi Rafael sebagai Pangdam Jaya diisi oleh Mayjen TNI Deddy Suryadi.

Sebelum menjadi Pangdam Jaya, Rafael menjabat beberapa posisi penting, antara lain Pangdam Brawijaya (29 November 2023 – 24 Juli 2024) dan Komandan Paspampres (31 Januari 2023 – 29 November 2023).
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
PPM sebagai Solusi Ketahanan...
PPM sebagai Solusi Ketahanan Nasional di Bawah Naungan Bacadnas
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Rekomendasi
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Mengapa Gol Iran ke...
Mengapa Gol Iran ke Gawang Mesir Dianulir? Ini Penjelasan Aturan Offside di Piala Dunia 2026
Pesawat Tabrak Gedung...
Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi di China, 1 Jam Setelahnya Tampak Normal
Berita Terkini
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Jokowi Minta Kader PSI...
Jokowi Minta Kader PSI Hidupkan Mesin Partai sampai Tingkat Desa
Sinergi BPJS dan Kejaksaan...
Sinergi BPJS dan Kejaksaan Agung, Jaga Keberlangsungan JKN
Uya Kuya Jadi Ketua...
Uya Kuya Jadi Ketua DPW DKI Jakarta Gantikan Eko Patrio, PAN Ungkap Alasannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Infografis
5 Taman Nasional Paling...
5 Taman Nasional Paling Horor di Dunia, Nomor 1 Ada di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved