Kepemimpinan ST Burhanuddin Dinilai Membuat Kejaksaan Bekerja Konsisten
Rabu, 28 Mei 2025 - 13:27 WIB
loading...
Kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin dinilai membuat Kejaksaan bekerja konsisten dalam penegakan hukum. Foto/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Pakar Hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad menilai kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin membuat Kejaksaan bekerja konsisten dalam penegakan hukum. Di bawah kepemimpinan ST Burhanuddin, Korps Adhyaksa dianggap tanpa ragu-ragu untuk menuntaskan perkara.
“Saya juga melihat kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin juga luar biasa. Membuat Kejaksaan bekerja konsisten dalam penegakan hukum, juga bekerja secara humanis. Tidak ragu-ragu untuk menuntaskan perkara,” ujar Suparji saat menghadiri rilis survei Indikator bertajuk ‘Tingkat Kepercayaan Publik Atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ secara virtual, Selasa (27/5/2025).
Menurutnya, temuan survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik adalah rasional. Suparji memandang, kinerja cemerlang Kejaksaan membuat publik memberikan apresiasi.
Baca juga: Barita: Ada Peran ST Burhanuddin di Balik Tingginya Kepercayaan Publik
“Kejaksaan teratas, ini memang rasional dengan mempertimbangkan bahwa kinerja yang sangat luar biasa,” katanya.
Suparji mencontohkan kasus crude palm oil (CPO), Kejaksaan berhasil mengungkap adanya mafia peradilan. Dalam kasus tersebut, Kejaksaan menemukan adanya dugaan keterlibatan mafia peradilan yang melibatkan hakim, pengacara, hingga panitera.
Di sisi lain, Suparji juga menilai Kejaksaan tak mau menyerah dalam upaya penegakan hukum. Dalam kasus timah, upaya banding Kejaksaan berhasil mengubah vonis rendah menjadi maksimal.
Diketahui, survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Kejaksaan dalam temuan survei Indikator Politik, memperoleh 76 persen tingkat kepercayaan publik.
Survei dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025. Sampel dipilih melalui metode Double Sampling (DS), menempatkan sebanyak 1,286 responden, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
“Saya juga melihat kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin juga luar biasa. Membuat Kejaksaan bekerja konsisten dalam penegakan hukum, juga bekerja secara humanis. Tidak ragu-ragu untuk menuntaskan perkara,” ujar Suparji saat menghadiri rilis survei Indikator bertajuk ‘Tingkat Kepercayaan Publik Atas Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pemberantasan Korupsi’ secara virtual, Selasa (27/5/2025).
Menurutnya, temuan survei Indikator Politik Indonesia yang menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik adalah rasional. Suparji memandang, kinerja cemerlang Kejaksaan membuat publik memberikan apresiasi.
Baca juga: Barita: Ada Peran ST Burhanuddin di Balik Tingginya Kepercayaan Publik
“Kejaksaan teratas, ini memang rasional dengan mempertimbangkan bahwa kinerja yang sangat luar biasa,” katanya.
Suparji mencontohkan kasus crude palm oil (CPO), Kejaksaan berhasil mengungkap adanya mafia peradilan. Dalam kasus tersebut, Kejaksaan menemukan adanya dugaan keterlibatan mafia peradilan yang melibatkan hakim, pengacara, hingga panitera.
Di sisi lain, Suparji juga menilai Kejaksaan tak mau menyerah dalam upaya penegakan hukum. Dalam kasus timah, upaya banding Kejaksaan berhasil mengubah vonis rendah menjadi maksimal.
Diketahui, survei Indikator Politik Indonesia menempatkan Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum paling dipercaya publik. Kejaksaan dalam temuan survei Indikator Politik, memperoleh 76 persen tingkat kepercayaan publik.
Survei dilakukan melalui mekanisme telepon pada periode 17-20 Mei 2025. Sampel dipilih melalui metode Double Sampling (DS), menempatkan sebanyak 1,286 responden, pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.
(rca)
Lihat Juga :