Jelang Mubes ke XII, Ridwan Hisjam Bicara Sejarah Kosgoro
Selasa, 27 Mei 2025 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
"Kosgoro ini awalnya merupakan Koperasi Simpan pinjam Gotong Royong, yang memang fokus pada persoalan ekonomi rakyat dengan pendirian koperasi," jelasnya.
Baca juga: Breaking News! Pemerintah Tetapkan Iduladha Jatuh Pada 6 Juni 2025
Pada 1970 Kosgoro ini semakin berkembang, bertambah banyak anggotannya. Kosgoro pun berubah menjadi Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) yang merupakan salah satu KINO (Kelompok Induk Organisasi), di samping SOKSI dan MKGR, dan akhirnya melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar).
"Kino-kino tersebut pada tahun 1970 mengeluarkan keputusan bersama untuk ikut menjadi peserta pemilihan umum melalui satu nama dan tanda gambar yaitu Golongan Karya (Golkar)," terang Ridwan.
Ridwan menjelaskan Kosgoro sebagai organisasi yang melahirkan Golkar lahir dari dari gerakan ekonomi koperasi yang digawangi Mas Isman Komandan TRIP (Tentara RI Pelajar) ex Brigade 17 Wilayah Jawa Timur), dan dalam perjalanannya Kosgoro akhirnya pecah menjadi dua. Tepatnya pascareformasi.
Pada 2001, lahirlah Kosgoro 1957 yang dipimpin Agung Laksono. Agung menginginkan agar Kosgoro tetap aktif dalam persoalan politik, karena bagaimanapun organisasi ini yang melahirkan Golkar. Untuk itu agar menjadi pembeda diberi tambahan Kosgoro 1957.
"Saya harap Kosgoro di bawah kepemimpinan Hayono Isman ini tetap fokus pada persoalan ekonomi dengan penguatan koperasinya. Biarlah yang urusan politiknya nanti Kosgoro 1957 yang sekarang dipimpin Dave Laksono putra Agung Laksono," ungkapnya.
Baca juga: Breaking News! Pemerintah Tetapkan Iduladha Jatuh Pada 6 Juni 2025
Pada 1970 Kosgoro ini semakin berkembang, bertambah banyak anggotannya. Kosgoro pun berubah menjadi Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong (Kosgoro) yang merupakan salah satu KINO (Kelompok Induk Organisasi), di samping SOKSI dan MKGR, dan akhirnya melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar).
"Kino-kino tersebut pada tahun 1970 mengeluarkan keputusan bersama untuk ikut menjadi peserta pemilihan umum melalui satu nama dan tanda gambar yaitu Golongan Karya (Golkar)," terang Ridwan.
Ridwan menjelaskan Kosgoro sebagai organisasi yang melahirkan Golkar lahir dari dari gerakan ekonomi koperasi yang digawangi Mas Isman Komandan TRIP (Tentara RI Pelajar) ex Brigade 17 Wilayah Jawa Timur), dan dalam perjalanannya Kosgoro akhirnya pecah menjadi dua. Tepatnya pascareformasi.
Pada 2001, lahirlah Kosgoro 1957 yang dipimpin Agung Laksono. Agung menginginkan agar Kosgoro tetap aktif dalam persoalan politik, karena bagaimanapun organisasi ini yang melahirkan Golkar. Untuk itu agar menjadi pembeda diberi tambahan Kosgoro 1957.
"Saya harap Kosgoro di bawah kepemimpinan Hayono Isman ini tetap fokus pada persoalan ekonomi dengan penguatan koperasinya. Biarlah yang urusan politiknya nanti Kosgoro 1957 yang sekarang dipimpin Dave Laksono putra Agung Laksono," ungkapnya.
Lihat Juga :