Jelang Mubes ke XII, Ridwan Hisjam Bicara Sejarah Kosgoro
Selasa, 27 Mei 2025 - 21:06 WIB
loading...
A
A
A
Ridwan menjelaskan Kosgoro dan Kosgoro 1957 memiliki sebuah gerakan yang berbeda. Demikian juga Padepokan Kosgoro 57 yang aktif bergerak di bidang kebudayaan.
"Meski ketiganya ini berbeda nama, kita tetap berpegang teguh pada Tri Dharma Kosgoro, yaitu: Pengabdian; Kerakyatan; Solidaritas," terangnya.
Ridwan menjelaskan, mengapa Kosgoro harus kembali ke khittah berdirinya yaitu koperasi karena koperasi adalah Soko Gurunya Bangsa. Bahkan kata Ridwan, Soekarno pun sangat memuji dan setuju pola ekonomi yang dikembangkan dengan sistem koperasi.
"Seperti yang Soekarno bilang: Rakyat tidak boleh menjadi jongos dalam perekonomian. Maka koperasi harus dijadikan alat emansipasi ekonomi rakyat," terang Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan menuturkan, Presiden Prabowo Subianto yang awalnya merupakan kader Golkar juga tengah membentuk Koperasi Desa Merah Putih di di seluruh desa di Indonesia. Prabowo yakin dengan sistem koperasi ini, ekonomi Indonesia bisa bangkit, semakin kuat.
"Dengan Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi momentum kebangkitan Ekonomi Nasional, dan Kosgoro sudah memulainya sejak tahun 1957 melalui Koperasi Simpan pinjam dan terbukti anggotanya tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Saya harap Kosgoro bisa kembali ke rohnya," jelasnya.
"Kosgoro fokus pada urusan ekonomi melalui koperasi, satunya lagi Kosgoro 57 fokus pada gerakan politiknya. Sedangkan kita di Padepokan Kosgoro 57 fokus pada kebudayaan," pungkas Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Padepokan Kosgoro 57.
"Meski ketiganya ini berbeda nama, kita tetap berpegang teguh pada Tri Dharma Kosgoro, yaitu: Pengabdian; Kerakyatan; Solidaritas," terangnya.
Ridwan menjelaskan, mengapa Kosgoro harus kembali ke khittah berdirinya yaitu koperasi karena koperasi adalah Soko Gurunya Bangsa. Bahkan kata Ridwan, Soekarno pun sangat memuji dan setuju pola ekonomi yang dikembangkan dengan sistem koperasi.
"Seperti yang Soekarno bilang: Rakyat tidak boleh menjadi jongos dalam perekonomian. Maka koperasi harus dijadikan alat emansipasi ekonomi rakyat," terang Ridwan.
Lebih lanjut, Ridwan menuturkan, Presiden Prabowo Subianto yang awalnya merupakan kader Golkar juga tengah membentuk Koperasi Desa Merah Putih di di seluruh desa di Indonesia. Prabowo yakin dengan sistem koperasi ini, ekonomi Indonesia bisa bangkit, semakin kuat.
"Dengan Koperasi Merah Putih ini bisa menjadi momentum kebangkitan Ekonomi Nasional, dan Kosgoro sudah memulainya sejak tahun 1957 melalui Koperasi Simpan pinjam dan terbukti anggotanya tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Saya harap Kosgoro bisa kembali ke rohnya," jelasnya.
"Kosgoro fokus pada urusan ekonomi melalui koperasi, satunya lagi Kosgoro 57 fokus pada gerakan politiknya. Sedangkan kita di Padepokan Kosgoro 57 fokus pada kebudayaan," pungkas Ketua Dewan Pembina Pimpinan Pusat Padepokan Kosgoro 57.
(shf)
Lihat Juga :