Legislator Nilam Sari: Revisi Sejarah Sering Lupakan Peranan Aktor-aktor Perempuan
Senin, 26 Mei 2025 - 20:03 WIB
loading...
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai NasDem Nilam Sari Lawira menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kementerian Kebudayaan. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Komisi X DPR menggelar rapat kerja bersama Menteri Kebudayaan Fadli Zon di Gedung DPR, Senin (26/5/2025). Agenda utama rapat ini adalah pembahasan rencana strategis penulisan sejarah Indonesia yang lebih menyeluruh, inklusif, dan mencerminkan keberagaman kontribusi bangsa dalam perjalanan sejarah nasional.
Penulisan sejarah Indonesia yang baru ini diharapkan tidak hanya menyoroti peristiwa-peristiwa besar dan tokoh utama yang selama ini dominan dalam narasi sejarah, tetapi juga memasukkan dimensi sosial, budaya, dan peran kelompok-kelompok yang selama ini kurang terwakili, termasuk perempuan.
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai NasDem Nilam Sari Lawira menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kementerian Kebudayaan. Dia menekankan pentingnya pendekatan gender mainstreaming dalam penulisan sejarah Indonesia yang baru.
Baca juga: Fadli Zon Sebut 113 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah Nasional
Penulisan sejarah Indonesia yang baru ini diharapkan tidak hanya menyoroti peristiwa-peristiwa besar dan tokoh utama yang selama ini dominan dalam narasi sejarah, tetapi juga memasukkan dimensi sosial, budaya, dan peran kelompok-kelompok yang selama ini kurang terwakili, termasuk perempuan.
Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai NasDem Nilam Sari Lawira menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Kementerian Kebudayaan. Dia menekankan pentingnya pendekatan gender mainstreaming dalam penulisan sejarah Indonesia yang baru.
Baca juga: Fadli Zon Sebut 113 Sejarawan Dilibatkan dalam Penulisan Ulang Sejarah Nasional
Lihat Juga :