Kebaya Menari Tampil Memukau di Panggung Festival Tari Internasional di Paris
Kamis, 22 Mei 2025 - 07:22 WIB
loading...
A
A
A
“Selamat kepada Komunitas Kebaya Menari atas semangat yang luar biasa dalam melestarikan budaya Indonesia, serta atas pencapaian yang membanggakan yang telah diraih, yaitu meraih Juara 1, Laureate 1 untuk kategori Main Competition and Festival Discipline: Foklore/Traditional Folk Dance/Groups pada Festival Tari 33rd International Competition ETOILES DE PARIS yang dilaksanakan pada 8 Mei 2025,” ujar Bambang.
Bambang berharap agar Komunitas Kebaya Menari dapat terus berkembang secara berkelanjutan, menjadi sumber inspirasi, serta turut berperan aktif dalam menjalankan misi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia di masa mendatang.
Sambil mengikuti festival tari 33rd Etoiles de Paris, misi budaya Kebaya Menari juga menyambangi markas besar Unesco yg berada di Paris. Sambutan hangat atas kemenangan juga diberikan oleh Wadetap (Wakil Delegasi Tetap) RI untuk Unesco, IGAK Satrya Wibawa.
“Selamat atas keberhasilan Kebaya Menari yang telah tampil memukau di festival di Paris dan berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi! Prestasi ini bukan hanya kemenangan artistik, tapi juga sebuah pernyataan kuat tentang identitas, keindahan, dan semangat budaya Indonesia yang mendunia,” kata Satrya Wibawa saat menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tim Kebaya Menari.
“Terima kasih telah membawa nama Indonesia dengan begitu anggun dan membanggakan. Semoga langkah ini menginspirasi lebih banyak kolaborasi budaya di panggung global. Karena kebaya bukan hanya busana—ia adalah narasi, gerak, dan kebanggaan,” sambungnya.
Menari dengan latar belakang Menara Eiffel juga masuk dalam rangkaian perjalanan ini. Berlokasi di Place Trocadero, ketiga tim tari mengenakan kostum tari untuk berfoto dan menari singkat untuk pembuatan video.
Penampilan ini sangat menarik perhatian publik danmedia di Paris. Di samping itu, komunitas Kebaya Menari juga berkolaborasi dengan diaspora dan sanggar tari yang ada di Paris untuk menggelar flash mob dengan dasar tarian Indonesia.
Bambang berharap agar Komunitas Kebaya Menari dapat terus berkembang secara berkelanjutan, menjadi sumber inspirasi, serta turut berperan aktif dalam menjalankan misi pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia di masa mendatang.
Sambil mengikuti festival tari 33rd Etoiles de Paris, misi budaya Kebaya Menari juga menyambangi markas besar Unesco yg berada di Paris. Sambutan hangat atas kemenangan juga diberikan oleh Wadetap (Wakil Delegasi Tetap) RI untuk Unesco, IGAK Satrya Wibawa.
“Selamat atas keberhasilan Kebaya Menari yang telah tampil memukau di festival di Paris dan berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi! Prestasi ini bukan hanya kemenangan artistik, tapi juga sebuah pernyataan kuat tentang identitas, keindahan, dan semangat budaya Indonesia yang mendunia,” kata Satrya Wibawa saat menyampaikan apresiasinya atas keberhasilan tim Kebaya Menari.
“Terima kasih telah membawa nama Indonesia dengan begitu anggun dan membanggakan. Semoga langkah ini menginspirasi lebih banyak kolaborasi budaya di panggung global. Karena kebaya bukan hanya busana—ia adalah narasi, gerak, dan kebanggaan,” sambungnya.
Menari dengan latar belakang Menara Eiffel juga masuk dalam rangkaian perjalanan ini. Berlokasi di Place Trocadero, ketiga tim tari mengenakan kostum tari untuk berfoto dan menari singkat untuk pembuatan video.
Penampilan ini sangat menarik perhatian publik danmedia di Paris. Di samping itu, komunitas Kebaya Menari juga berkolaborasi dengan diaspora dan sanggar tari yang ada di Paris untuk menggelar flash mob dengan dasar tarian Indonesia.
Lihat Juga :