Sahroni Dorong Polisi Buktikan Negara Tidak Dikuasai Preman
Rabu, 21 Mei 2025 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Sahroni, hal ini tidak bisa didiamkan. “Polda Metro Jaya harus turun langsung dan buktikan bahwa negara tidak dikuasai preman. Ini momentumnya,” sambungnya.
Dia juga meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut turun tangan lantaran pihak ormas ada yang mengaku sebagai ahli waris atas tanah tersebut. “BMKG sudah punya SHP dan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atas tanah tersebut,” ujarnya.
“Sementara di sisi lain, masih ada yang ngotot mengaku ahli waris dan melakukan penyerobotan lahan dengan cara-cara premanisme. Jadi saya minta Kementerian ATR/BPN juga ikut turun tangan. Karena patut diduga ini merupakan modus mafia tanah. Dan kalau terbukti, semua yang terlibat wajib ditangkap tanpa terkecuali,” pungkas Sahroni.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya memberantas seluruh aksi premanisme di Indonesia. Siapa pun yang meresahkan masyarakat akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.
"Saya kira kaitannya dengan aksi premanisme, Polri tidak melihat ini dari kelompok mana, jadi kalau mereka terindikasi menggunakan simbol-simbol tertentu, buat kita yang kita lihat adalah tindakannya,” katanya saat Rakernis Baharkam dan Korbrimob Polri di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Dia juga meminta Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) ikut turun tangan lantaran pihak ormas ada yang mengaku sebagai ahli waris atas tanah tersebut. “BMKG sudah punya SHP dan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap atas tanah tersebut,” ujarnya.
“Sementara di sisi lain, masih ada yang ngotot mengaku ahli waris dan melakukan penyerobotan lahan dengan cara-cara premanisme. Jadi saya minta Kementerian ATR/BPN juga ikut turun tangan. Karena patut diduga ini merupakan modus mafia tanah. Dan kalau terbukti, semua yang terlibat wajib ditangkap tanpa terkecuali,” pungkas Sahroni.
Diberitakan sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan komitmennya memberantas seluruh aksi premanisme di Indonesia. Siapa pun yang meresahkan masyarakat akan ditindak tegas tanpa pandang bulu.
"Saya kira kaitannya dengan aksi premanisme, Polri tidak melihat ini dari kelompok mana, jadi kalau mereka terindikasi menggunakan simbol-simbol tertentu, buat kita yang kita lihat adalah tindakannya,” katanya saat Rakernis Baharkam dan Korbrimob Polri di Gedung Auditorium PTIK, Jakarta, Kamis (15/5/2025).
Lihat Juga :