Kabar Duka, Mantan Wakapolri Jusuf Manggabarani Meninggal Dunia
Selasa, 20 Mei 2025 - 15:09 WIB
loading...
A
A
A
Sekadar informasi, lahir pada 11 Februari 1953 di Gowa, Sulawesi Selatan, Jusuf Manggabarani menapaki kariernya di kepolisian setelah lulus dari Akademi Kepolisian (Akabri) pada tahun 1975. Sejak awal, ia menunjukkan dedikasi tinggi, menempuh berbagai pendidikan lanjutan seperti Jurpa Brimob, PTIK, Sespim, dan Sespati, yang menjadi fondasi kuat bagi perjalanan kariernya .
Baca juga: Komandan Gegana yang Kariernya Melejit Berpangkat Komjen Polisi, Nomor 2 Punya Satyalancana Seroja
Selama lebih dari tiga dekade, Jusuf mengemban berbagai posisi strategis di kepolisian, mulai dari tingkat polsek hingga Mabes Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, Kapolda Nanggroe Aceh Darussalam, Kadiv Propam, Irwasum, dan puncaknya sebagai Wakapolri pada tahun 2010 hingga pensiun pada 2011 .
Salah satu kisah yang paling dikenang dari Jusuf Manggabarani adalah keberaniannya menghadapi preman bernama Sukri di Palopo, Sulawesi Selatan. Saat itu, tidak ada polisi yang berani menghadapi Sukri yang terkenal kejam dan ditakuti. Namun, Jusuf, yang saat itu berpangkat Komisaris Besar, menerima tantangan Sukri untuk duel senjata. Dalam peristiwa tersebut, Jusuf berhasil mengalahkan Sukri, dan sejak itu beredar cerita bahwa ia “kebal peluru” .
Jusuf dikenal sebagai perwira yang tegas namun ramah. Ia sering meladeni media dengan sikap terbuka, mencerminkan transparansi dan dedikasinya dalam melayani masyarakat. Dalam berbagai jabatan yang diembannya, ia selalu menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam tubuh kepolisian .
Baca juga: Komandan Gegana yang Kariernya Melejit Berpangkat Komjen Polisi, Nomor 2 Punya Satyalancana Seroja
Selama lebih dari tiga dekade, Jusuf mengemban berbagai posisi strategis di kepolisian, mulai dari tingkat polsek hingga Mabes Polri. Ia pernah menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Selatan, Kapolda Nanggroe Aceh Darussalam, Kadiv Propam, Irwasum, dan puncaknya sebagai Wakapolri pada tahun 2010 hingga pensiun pada 2011 .
Salah satu kisah yang paling dikenang dari Jusuf Manggabarani adalah keberaniannya menghadapi preman bernama Sukri di Palopo, Sulawesi Selatan. Saat itu, tidak ada polisi yang berani menghadapi Sukri yang terkenal kejam dan ditakuti. Namun, Jusuf, yang saat itu berpangkat Komisaris Besar, menerima tantangan Sukri untuk duel senjata. Dalam peristiwa tersebut, Jusuf berhasil mengalahkan Sukri, dan sejak itu beredar cerita bahwa ia “kebal peluru” .
Jusuf dikenal sebagai perwira yang tegas namun ramah. Ia sering meladeni media dengan sikap terbuka, mencerminkan transparansi dan dedikasinya dalam melayani masyarakat. Dalam berbagai jabatan yang diembannya, ia selalu menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam tubuh kepolisian .
Lihat Juga :