Pengacara Ungkap Jokowi Diperiksa Bareskrim atas Laporan Eggi Sudjana
Selasa, 20 Mei 2025 - 13:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Jokowi mengaku kedatangannya tersebut ke Bareskrim Polri pada Selasa (20/5/2025) ini untuk memenuhi panggilan polisi sebagai saksi Terlapor. Dia pun dicecar 22 pertanyaan oleh penyidik Bareskrim Polri berkaitan ijazahnya, mulai dari SD, SMP, SMA, hingga ke tingkat universitas.
Baca Juga: Bongkar Ijazah Jokowi, Roy Suryo Ngaku Dapat Intimidasi
"Ya nggak apa-apa (sebagai Terlapor), saya datang kalau diundang, baik diperiksa untuk dimintai keterangan ya saya datang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengusut kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pengusutan itu, sebanyak 26 orang saksi telah diperiksa polisi.
"Telah melakukan interview terhadap saksi sejumlah 26 orang," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025).
Djuhandani merinci, puluhan saksi itu terdiri atas pengadu sebanyak empat orang, staf Universitas Gajah Mada (UGM) tiga orang, alumni Fakultas Kehutanan UGM delapan orang, Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY satu orang.
Baca Juga: Bongkar Ijazah Jokowi, Roy Suryo Ngaku Dapat Intimidasi
"Ya nggak apa-apa (sebagai Terlapor), saya datang kalau diundang, baik diperiksa untuk dimintai keterangan ya saya datang," katanya.
Diberitakan sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri mengusut kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dalam pengusutan itu, sebanyak 26 orang saksi telah diperiksa polisi.
"Telah melakukan interview terhadap saksi sejumlah 26 orang," kata Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro dalam keterangannya, Rabu (7/5/2025).
Djuhandani merinci, puluhan saksi itu terdiri atas pengadu sebanyak empat orang, staf Universitas Gajah Mada (UGM) tiga orang, alumni Fakultas Kehutanan UGM delapan orang, Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY satu orang.
Lihat Juga :