Kasmudjo Akui Bukan Pembimbing Skripsi Jokowi, Politikus PDIP: Terima Kasih kalau Jujur

Jum'at, 16 Mei 2025 - 07:44 WIB
loading...
Kasmudjo Akui Bukan...
Mantan Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) Kasmudjo mengakui bukan dosen pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada ( UGM ) Kasmudjo menegaskan bahwa dirinya bukan dosen pembimbing skripsi Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ).

"Bukan sama sekali," katanya ditemui di kediamannya di Pogung, Mlati, Sleman Rabu (14/5/2025).

Kasmudjo menyebut, dosen pembimbing skripsi Jokowi saat masih berstatus mahasiswa adalah Prof Sumitro.

Baca juga: Jokowi Tawarkan Bantuan Hukum ke Mantan Dosen Pembimbing di UGM Kasmudjo



Dia mengatakan, saat Jokowi berkuliah di Fakultas Kehutanan UGM pada 1980-1985, dia masih menjadi dosen golongan IIIb atau asisten dosen, sehingga belum boleh mengajar secara langsung, apalagi menjadi pembimbing skripsi.

Kala itu, interaksi antara mahasiswa dan dirinya hanya sebatas membantu mahasiswa memahami teori-teori pada buku. Barulah, di 1986 dia naik golongan menjadi IIIc.

"Kalau selama Pak Jokowi kuliah saya hanya mendampingi, saya mengikuti yang saya dampingi. Saya tidak boleh membuat atau melakukan pelajaran-pelajaran sendiri," terangnya.

Baca juga: Diperiksa Soal Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo Ditanya Mengenai Riwayat Hidup



Kasmudjo telah pensiun dari UGM pada 2014. Total, ia telah melakukan pengabdian selama 38 tahun. Namun, saat ini namanya kembali disorot di tengah polemik tuduhan ijazah palsu Jokowi.

Jokowi sempat berkunjung ke kediamannya pada Senin (12/5/2025). Momen pertemuan keduanya itu lalu diabadikan di akun Instagram pribadi Jokowi.

Kasmudjo mengatakan bahwa ini merupakan pertemuan pertama kali mereka. Keduanya sempat berbincang sekitar 45 menit.

Menurutnya, dalam perbincangan tersebut, tidak ada pembahasan terkait polemik ijazah palsu milik Jokowi. "Enggak, enggak sama sekali," katanya.

Jokowi juga tak menyinggung soal gugatan yang dilayangkan melalui Pengadilan Negeri Sleman. Kasmudjo menjadi salah satu pihak yang dilaporkan.

Mengenai ijazah, Kasmudjo juga tidak bisa berbicara banyak, lantaran sama sekali belum pernah melihat ijazah asli milik Jokowi. Demikian pula terkait proses kelulusan Jokowi.

Kasmudjo mengklaim tidak terlibat secara langsung dalam pendampingan penyusunan skripsi Jokowi.

"Mengenai ijazah, saya paling tidak bisa cerita karena saya tidak membimbing (skripsi), tidak mengetahui, tidak ada prosesnya, karena pembimbingnya itu Prof Sumitro. Pembantunya dan yang menguji ada sendiri, jadi kalau mengenai ijazah palsu itu saya tidak bisa sama sekali cerita," pungkasnya.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Mohamad Guntur Romli merespons pernyataan Kasmudjo tersebut. Menurut dia, pengakuan Kasmudjo membuat publik bingung.

Sebab, kata dia, Jokowi sempat mengklaim bahwa Kasmudjo merupakan dosen pembimbing saat berkuliah di UGM. Namun, klaim itu dibantah oleh Kasmudjo.

"Sebenarnya publik juga bingung karena tahun 2017 ada berita beliau itu pembimbing skripsi yang sumber beritanya dari Pak Jokowi sendiri dan beliau, tapi di tahun 2025 kok beliau (Kasmudjo) membantah sebagai pembimbing skripsi Jokowi," tutur Guntur saat dihubungi, Kamis (15/5/2025).

Terlepas dari itu, Guntur mengucapkan terima kasih pada Kasmudjo telah jujur ke publik. "Tapi publik juga berterima kasih kalau Pak Kasmudjo jujur," ungkapnya.

Guntur pun menilai, polemik ijazah Jokowi bisa selesai dengan mudah dan tak perlu banyak membuang energi serta gaduh. Salah satu caranya, kata dia, dengan menunjukkan saja ijazah asli ke publik.

"Saya kira soal isu ini bisa diselesaikan dengan silaturahmi tidak perlu membuang energi dan bikin ribet, repot, dan ribut, tinggal tunjukkan ijazah aslinya saja, bikin repot banyak lembaga," tutur Guntur.

"Apalagi Pak Kasmudjo sudah sepuh. Dengan didatangi Jokowi, Pak Kasmudjo malah repot dan ribet," pungkasnya.

Sementara itu, Jokowi sempat mengklaim bahwa Kasmudjo merupakan dospem skripsinya. Hal itu diungkapkan Jokowi mengisi kuliah umum dalam perayaan Dies Natalis UGM ke-68 di Grha Sabha Pramana pada Desember 2017.

Pada awal sambutannya di hadapan para alumni, dekanat, dan mahasiswa, Presiden Jokowi mengundang Ir. Kasmudjo, MS. untuk naik ke panggung bersamanya.

“Beliau (Kasmudjo) waktu dulu membimbing saya, seingat saya galak sekali. Tapi sekarang saya melihat beliau sangat bijaksana sekali,” kata Jokowi disusul tawa para hadirin, Selasa 19 Desember 2017 lalu.

Jokowi juga menceritakan bagaimana perjuangannya saat menyelesaikan skripsi. Ia juga turut menyampaikan terima kasih kepada Kasmudjo, karena berkat bimbingannya, dirinya dapat menyelesaikan skripsi di Jurusan Teknologi Kayu Fakultas Kehutanan.

“Meskipun saya lupa juga bolak-baliknya berapa kali. Karena begitu maju, dibentak, balik, begitu maju, dibentak, kok galak sekali. Tapi sekarang alhamdulillah, ini semua atas bimbingan Pak Kasmudjo,” kata Jokowi.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Roy Suryo Bawa Bukti...
Roy Suryo Bawa Bukti Potongan Video Penangkapannya di Sidang Praperadilan
Momen Prabowo Beri Hormat...
Momen Prabowo Beri Hormat ke Jokowi saat Peringatan Hari Bhayangkara di Cikeas
Jokowi dan JK Hadiri...
Jokowi dan JK Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara di Satlat Brimob Cikeas
Pastikan Jokowi Hadiri...
Pastikan Jokowi Hadiri Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa, Andi Azwan: untuk Buktikan Keaslian Ijazah
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: JPU Abaikan Sejumlah Laporan Pelapor dalam Dakwaan
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Seluruh Permintaan Praperadilan Roy Suryo
Rekomendasi
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Di Motion Trade, Anargya...
Di Motion Trade, Anargya Asset Management Bikin Challenge dengan Total Reward Rp25 Juta
Sujud Syukur Tidak Boleh...
Sujud Syukur Tidak Boleh Sembarangan, Ini Syarat dan Tata Caranya Menurut Ulama
Berita Terkini
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Infografis
5 Kolonel Terima Tanda...
5 Kolonel Terima Tanda Kehormatan Samkaryanugraha dari Prabowo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved