DPR Minta Pemerintah Jadi Juru Damai Konflik India-Pakistan
Sabtu, 10 Mei 2025 - 09:31 WIB
loading...
Anggota Komisi I DPR Sukamta mendorong Pemerintah Indonesia menjadi juru damai bagi India dan Pakistan. Foto/dpr.go.id
A
A
A
JAKARTA - Komisi I DPR mendorong Pemerintah Indonesia menjadi juru damai bagi India dan Pakistan . Hal ini menyusul eskalasi konflik antara kedua negara yang menimbulkan kekhawatiran berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia.
“Baik India maupun Pakistan adalah negara sahabat Indonesia, tentu kita prihatin jika terjadi konflik bersenjata antarkedua negara tersebut," kata Anggota Komisi I DPR Sukamta, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Adapun serangan militer India ke berbagai lokasi di wilayah Kashmir yang menjadi bagian Pakistan dan juga wilayah dekat Lahore, kota penting di Pakistan, pada Rabu (7/5/2025) telah menyebabkan 31 orang sipil meninggal dunia. Sedangkan korban luka dilaporkan sebanyak 57 orang.
Baca juga: BREAKING NEWS! Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Untuk itu, Sukamta berharap perseteruan kedua negara bersenjatakan nuklir tersebut tidak berlanjut ataupun berkepanjangan. “Karena jika konflik meluas, tidak hanya kedua negara yang akan merasakan dampaknya. Secara regional tentu juga akan berpengaruh," ujarnya.
“Baik India maupun Pakistan adalah negara sahabat Indonesia, tentu kita prihatin jika terjadi konflik bersenjata antarkedua negara tersebut," kata Anggota Komisi I DPR Sukamta, dikutip Sabtu (10/5/2025).
Adapun serangan militer India ke berbagai lokasi di wilayah Kashmir yang menjadi bagian Pakistan dan juga wilayah dekat Lahore, kota penting di Pakistan, pada Rabu (7/5/2025) telah menyebabkan 31 orang sipil meninggal dunia. Sedangkan korban luka dilaporkan sebanyak 57 orang.
Baca juga: BREAKING NEWS! Pakistan Balas Serangan India, Luncurkan Operasi Bunyan Marsoos
Untuk itu, Sukamta berharap perseteruan kedua negara bersenjatakan nuklir tersebut tidak berlanjut ataupun berkepanjangan. “Karena jika konflik meluas, tidak hanya kedua negara yang akan merasakan dampaknya. Secara regional tentu juga akan berpengaruh," ujarnya.
Lihat Juga :