Siapa Jenderal Agus Subiyanto? Panglima TNI yang Disorot karena Anulir Mutasi 7 Perwira Tinggi
Jum'at, 09 Mei 2025 - 19:12 WIB
loading...
A
A
A
Seiring waktu, kariernya di militer semakin naik. Sempat dipercaya menjadi Waasops Kasdivif 2/Kostrad (2011–2014), Agus mendapat penugasan baru sebagai Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2014–2015), Dosen Madya Seskoad (2015), Pamen Denma Mabesad (2015–2016) hingga Danrindam II/Sriwijaya (2016–2017).
Pada 2017, Agus dipindah ke Palu, Sulawesi Tengah untuk mengisi jabatan Danrem 132/Tadulako (2017–2018). Tak lama, ia ditarik ke Jakarta menjadi Pamen Denma Mabesad (2018–2019) hingga Wadanpussenif Kodiklatad (2019-2020).
Agus Subiyanto akhirnya pecah bintang satu saat ditunjuk menjadi Danrem 061/Surya Kencana (2020). Lalu, ia diangkat lagi menjadi Danpaspampres (2020-2021) yang membuatnya naik pangkat Mayor Jenderal (bintang 2).
Beberapa waktu menjadi perisai hidup Presiden Jokowi, Agus digeser menjadi Pangdam III/Siliwangi (2021-2022). Ia lalu menjabat sebagai Wakil KSAD periode 2022-2023 dengan pangkat Letnan Jenderal (bintang 3).
Kariernya semakin moncer saat ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman pada Oktober 2023. Tak lama, Agus diusulkan menjadi calon Panglima TNI pengganti Laksamana Yudo Margono.
Agus kemudian dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023). Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 102/TNI Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia.
Demikian ulasan mengenai sosok Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI yang disorot karena membatalkan mutasi 7 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
Pada 2017, Agus dipindah ke Palu, Sulawesi Tengah untuk mengisi jabatan Danrem 132/Tadulako (2017–2018). Tak lama, ia ditarik ke Jakarta menjadi Pamen Denma Mabesad (2018–2019) hingga Wadanpussenif Kodiklatad (2019-2020).
Agus Subiyanto akhirnya pecah bintang satu saat ditunjuk menjadi Danrem 061/Surya Kencana (2020). Lalu, ia diangkat lagi menjadi Danpaspampres (2020-2021) yang membuatnya naik pangkat Mayor Jenderal (bintang 2).
Beberapa waktu menjadi perisai hidup Presiden Jokowi, Agus digeser menjadi Pangdam III/Siliwangi (2021-2022). Ia lalu menjabat sebagai Wakil KSAD periode 2022-2023 dengan pangkat Letnan Jenderal (bintang 3).
Kariernya semakin moncer saat ditunjuk sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menggantikan Jenderal Dudung Abdurachman pada Oktober 2023. Tak lama, Agus diusulkan menjadi calon Panglima TNI pengganti Laksamana Yudo Margono.
Agus kemudian dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023). Pelantikannya didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Republik Indonesia Nomor 102/TNI Tahun 2023 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima Tentara Nasional Indonesia.
Demikian ulasan mengenai sosok Jenderal Agus Subiyanto, Panglima TNI yang disorot karena membatalkan mutasi 7 Perwira Tinggi (Pati) TNI.
(abd)
Lihat Juga :