Ketum Al Irsyad Dukung Kejagung Bongkar Kasus Suap Zarof Ricar

Selasa, 06 Mei 2025 - 19:35 WIB
loading...
Ketum Al Irsyad Dukung...
Ketua Umum Al-Irsyad Al-Islamiyyah Prof Faisol Nasar bin Madi mendukung Kejagung membongkar tuntas kasus suap dari temuan uang dan emas hampir Rp1 triliun di rumah tersangka Zarof Ricar. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Umum Al-Irsyad Al-Islamiyyah Prof Faisol Nasar bin Madi mendukung Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar tuntas kasus suap dari temuan uang dan emas senilai hampir Rp1 triliun di rumah tersangka Zarof Ricar . Jika tidak diusut tuntas maka berbahaya karena mafia pradilan akan terus terulang lagi.

"Perlu sekali (dikejar kasus-kasus lain yang melibatkan Zarof Ricar), karena titik lemah kita memang di penegakan hukum. Rakyat Indonesia berharap ada penegakan hukum semaksimal mungkin," ujar Faisol, Selasa (6/5/2025).

Baca juga: Mantan Pejabat MA Zarof Ricar Ditetapkan Tersangka TPPU

Dia yakin dukungan rakyat akan semakin menguat jika pemerintah Presiden Prabowo Subianto serius memperkuat sektor hukum. Sehingga, Kejagung harus membongkar kasus mafia peradilan secara tuntas.

Kejagung menduga temuan uang hampir Rp1 triliun ini diduga digunakan untuk mengatur sejumlah kasus. Tidak hanya kasus vonis bebas Ronald Tannur atau kasus ekspor CPO, tetapi juga dalam banyak perkara lain. Hal ini membuka potensi keterlibatan lebih luas yang harus diusut.

Dia juga menyoroti dampak sistemik dari lemahnya penegakan hukum terhadap citra Indonesia di mata dunia. “Terlalu banyak kasus yang melibatkan para penegak hukum. Di tingkat internasional, peringkat kita dalam penegakan hukum pun turun. Karena itu harus diingatkan bahwa hukum tak bisa dibeli,” katanya.

Faisol menuturkan pendekatan hukum harus berlaku adil kepada siapa pun. Dia mengkritik keras praktik yang kerap memihak orang kuat dan menindas rakyat kecil.

“Kasihan kalau pencuri ayam dipukuli habis-habisan, sementara koruptor triliunan cuma dapat hukuman ringan dan remisi tiap tahun. Itu mencederai rasa keadilan rakyat,” ucapnya.

Dari sudut pandang agama, dia mengutip ketegasan Nabi Muhammad SAW yang menolak segala bentuk diskriminasi dalam penegakan hukum, bahkan terhadap keluarganya sendiri.

“Waktu ada kasus dari Bani Mahzum-keluarga terhormat-ada yang minta Nabi kasih keringanan. Nabi geram. Beliau bersumpah, ‘Kalau Fatimah, anakku sendiri mencuri, akan kupotong tangannya’. Ini bentuk keadilan Islam,” ungkapnya.

Dia mengingatkan bangsa-bangsa besar di masa lalu seperti Persia dan Romawi runtuh karena ketidakadilan hukum. Karena itu, dia menyerukan agar aparat hukum segera menindak segala bentuk penyelewengan hukum dengan tegas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Kejagung Sebut Kasus...
Kejagung Sebut Kasus Pencurian Sandal Jepit Tak Harus ke Pengadilan, Bisa Diselesaikan lewat RJ
Jaksa Agung Singgung...
Jaksa Agung Singgung Wacana Peleburan Pidum-Pidsus demi Penanganan Perkara Lebih Efisien
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP...
Evaluasi 6 Bulan KUHP-KUHAP Baru, Jaksa Agung Sebut Masih Ada Ketidakseragaman di Lapangan
Berkas Perkara 3 Pejabat...
Berkas Perkara 3 Pejabat Bea Cukai Dilimpahkan ke Pengadilan, Segera Disidang
Nanik S Deyang Bakal...
Nanik S Deyang Bakal Diperiksa di Kasus Dugaan Korupsi MBG? Kejagung: Iya Berpotensi
Kajari Serdang Bedagai...
Kajari Serdang Bedagai Diamankan Kejagung, Diduga Tak Profesional
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Rekomendasi
Kisah Jin Sakhr Merebut...
Kisah Jin Sakhr Merebut Takhta Nabi Sulaiman, hingga Kerajaannya Kembali pada 10 Muharram
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Berita Terkini
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Peradi SAI Siap Jembatani...
Peradi SAI Siap Jembatani Dunia Usaha dan Hukum dalam Pelaksanaan KUHP Baru
Masa Penahanan Dadan...
Masa Penahanan Dadan Hindayana Cs Diperpanjang 40 Hari ke Depan
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved