Angga Raka Prabowo Dianggap Layak Jadi Pengganti Hasan Nasbi, Ini Alasannya
Jum'at, 02 Mei 2025 - 14:10 WIB
loading...
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo (dua dari kiri) mendampingi Presiden Prabowo Subianto pada perayaan Hari Buruh Internasional 2025 di kawasan Monas, Jakarta, Kamis (1/5/2025). Foto/Instagram Angga Raka Prabowo
A
A
A
JAKARTA - Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Angga Raka Prabowo (ARP) dianggap layak menjadi Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office ( PCO ) pengganti Hasan Nasbi yang mengundurkan diri. Direktur Survei dan Polling Indonesia (SPIN) Igor Dirgantara melihat nama Angga Raka mulai mencuat sebagai kandidat kuat pengganti Kepala PCO.
“Angga Raka Prabowo atau yang sering disingkat ARP sangat layak menjadi ketua PCO menggantikan Hasan Nasbi,” kata Igor Dirgantara dalam keterangan tertulisnya kepada SindoNews, Jumat (2/5/2025).
Alasan pertama, kata Igor, Angga Raka adalah mantan ajudan atau sekretaris pribadi Presiden Prabowo. Igor menilai ARP sangat mengerti apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh Prabowo (the President's men), baik itu visi, misi, keinginan dan arah kebijakan domestik presiden.
![Angga Raka Prabowo Dianggap Layak Jadi Pengganti Hasan Nasbi, Ini Alasannya]()
Foto/Instagram Angga Raka Prabowo
Baca juga: Masih Perlukah Mencari Pengganti Hasan Nasbi setelah Mensesneg Jadi Jubir Presiden?
“Kedua, tidak saja terkait pemahaman terhadap politik dalam negeri presiden Prabowo, ARP sebagai lulusan sarjana hubungan internasional juga dianggap paling bisa mengerti akan arah politik luar negeri Indonesia dibawah kepemimpinan Prabowo yang berorientasi pada good neighbour policy,” katanya.
Sedangkan alasan ketiga, lanjut Igor, ARP punya skill komunikasi yang dibutuhkan oleh Presiden Prabowo. Kemudian, punya intelegensia yang mumpuni, santun, dan kecakapan di atas rata-rata dalam melakukan komunikasi politik, baik itu yang bersifat soft spoken maupun hard spoken.
Selanjutnya yang keempat, Igor menuturkan bahwa ARP berpengalaman dalam mengelola media massa, seperti Independent Observer. “Pengalamannya dipandang paling layak untuk menjabat sebagai kepala PCO,” imbuhnya.
Baca juga: Pengganti Hasan Nasbi Harus Paham Manajemen Krisis
Dia melanjutkan, ARP juga sukses menjadi Direktur TKN Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, sekaligus Kepala Departemen Media Sosial Gerindra. Tak heran, sambung Igor, jika ARP saat ini diberi tugas sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital oleh Presiden Prabowo di Kabinet Merah Putih.
Kelima, kata Igor, terpenting ARP merupakan sosok pribadi yang tidak banyak omon-omon tapi banyak mendengar dan bekerja, persuasif, dan punya equalitarian style. Kelebihan lain dari ARP adalah punya penampilan yang baik sebagai komunikator.
“ARP sangat tepat menjadi ketua PCO karena sudah membuktikan bahwa good communication is the bridge beetween confusion and clarity. Komunikasi yang baik adalah jembatan antara kebingungan dengan kejelasan. ARP bisa menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Prabowo dengan rakyat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Hasan Nasbi menyatakan mundur dari jabatannya. Pernyataan itu disampaikan dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram Total Politik.
"Teman-teman semua, hari Senin tanggal 21 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan," ujar Hasan dalam video tersebut, dilihat Selasa (29/4/2025).
“Angga Raka Prabowo atau yang sering disingkat ARP sangat layak menjadi ketua PCO menggantikan Hasan Nasbi,” kata Igor Dirgantara dalam keterangan tertulisnya kepada SindoNews, Jumat (2/5/2025).
Alasan pertama, kata Igor, Angga Raka adalah mantan ajudan atau sekretaris pribadi Presiden Prabowo. Igor menilai ARP sangat mengerti apa yang dipikirkan dan dirasakan oleh Prabowo (the President's men), baik itu visi, misi, keinginan dan arah kebijakan domestik presiden.

Foto/Instagram Angga Raka Prabowo
Baca juga: Masih Perlukah Mencari Pengganti Hasan Nasbi setelah Mensesneg Jadi Jubir Presiden?
“Kedua, tidak saja terkait pemahaman terhadap politik dalam negeri presiden Prabowo, ARP sebagai lulusan sarjana hubungan internasional juga dianggap paling bisa mengerti akan arah politik luar negeri Indonesia dibawah kepemimpinan Prabowo yang berorientasi pada good neighbour policy,” katanya.
Sedangkan alasan ketiga, lanjut Igor, ARP punya skill komunikasi yang dibutuhkan oleh Presiden Prabowo. Kemudian, punya intelegensia yang mumpuni, santun, dan kecakapan di atas rata-rata dalam melakukan komunikasi politik, baik itu yang bersifat soft spoken maupun hard spoken.
Selanjutnya yang keempat, Igor menuturkan bahwa ARP berpengalaman dalam mengelola media massa, seperti Independent Observer. “Pengalamannya dipandang paling layak untuk menjabat sebagai kepala PCO,” imbuhnya.
Baca juga: Pengganti Hasan Nasbi Harus Paham Manajemen Krisis
Dia melanjutkan, ARP juga sukses menjadi Direktur TKN Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, sekaligus Kepala Departemen Media Sosial Gerindra. Tak heran, sambung Igor, jika ARP saat ini diberi tugas sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Digital oleh Presiden Prabowo di Kabinet Merah Putih.
Kelima, kata Igor, terpenting ARP merupakan sosok pribadi yang tidak banyak omon-omon tapi banyak mendengar dan bekerja, persuasif, dan punya equalitarian style. Kelebihan lain dari ARP adalah punya penampilan yang baik sebagai komunikator.
“ARP sangat tepat menjadi ketua PCO karena sudah membuktikan bahwa good communication is the bridge beetween confusion and clarity. Komunikasi yang baik adalah jembatan antara kebingungan dengan kejelasan. ARP bisa menjadi jembatan komunikasi antara Presiden Prabowo dengan rakyat,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Hasan Nasbi menyatakan mundur dari jabatannya. Pernyataan itu disampaikan dalam rekaman video yang diunggah akun Instagram Total Politik.
"Teman-teman semua, hari Senin tanggal 21 April 2025 adalah hari terakhir saya menjalani aktivitas di Kantor Komunikasi Kepresidenan," ujar Hasan dalam video tersebut, dilihat Selasa (29/4/2025).
(rca)
Lihat Juga :