Profil Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta yang Bisa Terpilih Jadi Paus Selanjutnya

Jum'at, 25 April 2025 - 10:54 WIB
loading...
Profil Ignatius Suharyo,...
Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo dijadwalkan bertolak ke Vatikan pada Minggu, 4 Mei 2025, untuk mengikuti agenda Konklaf atau pemilihan Paus baru. FOTO/DOK.KEUSKUPAN AGUNG SEMARANG
A A A
JAKARTA - Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo dijadwalkan bertolak ke Vatikan pada Minggu, 4 Mei 2025. Perjalanannya itu ditujukan untuk mengikuti agenda Konklaf atau pemilihan Paus baru.

Setelah wafatnya Paus Fransiskus , Gereja Katolik memasuki masa sede vacante yang mengharuskan konklaf digelar untuk menentukan pemimpin baru. Ignatius Suharyo yang diangkat sebagai kardinal pada 2019 ternyata memiliki hak suara dalam proses ini dan secara teoritis bisa juga terpilih sebagai Paus.

Namun, konklaf bukanlah sekadar ajang politik, melainkan proses spiritual yang dipandu oleh diskusi mendalam tentang masa depan Gereja. Meski peluangnya terpilih kecil, statusnya sebagai perwakilan Asia dalam konklaf sudah memunculkan rasa bangga tentang peran Indonesia di panggung global Gereja Katolik.


Profil Ignatius Suharyo

Kardinal Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo lahir pada 9 Juli 1950 di Sedayu, Yogyakarta. Ia telah menjadi Uskup Agung Jakarta sejak Juni 2010.

Pada latar belakangnya, Ignatius Suharyo diketahui sebagai putra dari Florentinus Amir Hardjodisastra dan Theodora Murni Hardjadisastra. Berasal dari keluarga dengan keagamaan yang kuat, ia dulunya mengaku tidak berniat menjadi pastor.

Namun, jalan hidupnya telah berubah seiring waktu. Setelah mendapat banyak motivasi, ia masuk Seminari Tinggi Santo Paulus, Kentungan, Yogyakarta.

Pada Januari 1976, Ignatius Suharyo yang sebelumnya ditahbiskan menjadi imam diosesan melanjutkan studi ke Roma, Italia. Di sana, ia lalu menyelesaikan studi doktor Teologi Biblis di Universitas Urbaniana pada 1981.

Pulang ke Indonesia, Suharyo ditunjuk menjadi Uskup Agung Semarang menggantikan Mgr Julius Darmaatmadja SJ. Pada 22 Agustus 1997, ia resmi ditahbiskan sebagai Uskup Agung Semarang.

Baca juga: Paus Fransiskus Bukanlah Nama Asli, Ini Nama Aslinya

Beberapa waktu berlalu, Suharyo ditunjuk menjadi Uskup Agung Jakarta pada 29 Juni 2010. Waktu itu, ia diplot untuk menggantikan Kardinal Julius Darmaatmadja SJ yang sebelumnya telah pensiun.

Pada 5 Oktober 2019, Paus Fransiskus mengangkat Suharyo sebagai kardinal. Momen ini menjadikannya sebagai satu dari sedikit kardinal asal Indonesia.

Terkait Konklaf yang diagendakan bulan depan menyusul wafatnya Paus Fransiskus, Kardinal Ignatius Suharyo secara teknis sebenarnya memenuhi syarat untuk terpilih sebagai Paus selanjutnya. Sebab, ia adalah kardinal berusia di bawah 80 tahun, sehingga punya hak untuk memilih dan dipilih dalam konklaf, proses pemilihan Paus di Vatikan.

Namun, meski memenuhi syarat, peluang Suharyo terpilih sebagai Paus relatif kecil. Untuk diketahui, Konklaf melibatkan sekitar 135 kardinal dari seluruh dunia dan kandidat yang terpilih harus mendapatkan dua pertiga suara.

Secara historis, Paus yang terpilih juga lebih sering berasal dari Eropa atau Amerika Latin. Terlepas dari itu, kehadirannya saja di Konklaf telah menjadi perhatian karena hadir sebagai wakil Indonesia.

Demikian ulasan mengenai profil Ignatius Suharyo, Uskup Agung Jakarta yang berpeluang terpilih jadi paus selanjutnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Anies Bicara soal Pemimpin:...
Anies Bicara soal Pemimpin: Begitu Kepentingan Pribadi Masuk, Kepercayaan Turun
Diberkati Paus Fransiskus,...
Diberkati Paus Fransiskus, Nilai Lukisan Denny JA Diprediksi Tembus Rp34 Miliar
Perwakilan Ormas Katolik...
Perwakilan Ormas Katolik Imbau Laporan soal Ceramah JK Dicabut: Itu Hanya Editan
Kasus Paroki Aek Nabara...
Kasus Paroki Aek Nabara Hampir Selesai, Stafsus Menag Sebut Peran Penting Seskab Teddy
Stafsus Menag Dialog...
Stafsus Menag Dialog dengan Paroki Santo Fransiskus Asisi Aek Nabara, Jamin Hak Beribadah
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
Rekomendasi
Apes, Uni Eropa Terancam...
Apes, Uni Eropa Terancam Kehilangan Pasokan Gas AS usai Tinggalkan Rusia
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Rahasia Keharmonisan...
Rahasia Keharmonisan Rumah Tangga Menurut Kisah Umar bin Khattab
Berita Terkini
Badan Siber PP GP Ansor...
Badan Siber PP GP Ansor Kritik Ketertutupan Pembahasan RUU Keamanan dan Ketahanan Siber
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Apartemen Disita Jelang...
Apartemen Disita Jelang Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Buka Suara
Tepis Isu Pecah Kongsi...
Tepis Isu Pecah Kongsi dengan Dokter Tifa, Roy Suryo: Saling Membersamai
Nilai Hakim Abaikan...
Nilai Hakim Abaikan Fakta Persidangan, Nadiem Makarim Bakal Lapor ke KY
Tim Hukum Jokowi Endus...
Tim Hukum Jokowi Endus Strategi Pecah Sidang Roy Suryo dan Dokter Tifa
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved