Pengembalian SK oleh Mulyadi-Ali, Panaskan Hubungan Demokrat dengan PDIP
Minggu, 06 September 2020 - 06:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Adi, atas kejadian tersebut PDIP merasa dipermalukan merasa ditelanjangi di depan publik sebagai partai penguasa ditengah banyak calon yang minta dan berharap rekomendasi dari PDIP. Sedangkan rekomendasi yang diberikan kepada Mulyadi-Ali Mukhni malah dikembalikan lagi.
"Tentu PDIP merasa marwah sebagai partai penguasa sedang diinjak-injak dengan pengembalian rekomendasi ke partai ini. Tentu akan semakin memanaskan hubungan dengan demokrat ini," jelasnya.
Analis politik asal UIN Jakarta ini pun menyebut bahwa ucapan Puan Maharani sangat berdampak besar dan menjadi beban elektoral bagi keduanya. Sebab akibat pernyataan Puan banyak yang marah bereaksi protes, bahkan ada yang melaporkan ke Polisi.
"Tentu itu tak mudah bagi Ali, ditengah kecenderungan amarah publik dia tetap menerima rekomendasi partai yang mengatakan Sumbar itu adalah tidak Pancasilais makanya rekomendasinya itu dikembalikan," ungkapnya.
"Dengan harapan pengembalian rekomendasi itu bisa berdampak positif terhadap mereka dengan mendapatkan dukungan masyarakat di Sumbar," pungkasnya.
"Tentu PDIP merasa marwah sebagai partai penguasa sedang diinjak-injak dengan pengembalian rekomendasi ke partai ini. Tentu akan semakin memanaskan hubungan dengan demokrat ini," jelasnya.
Analis politik asal UIN Jakarta ini pun menyebut bahwa ucapan Puan Maharani sangat berdampak besar dan menjadi beban elektoral bagi keduanya. Sebab akibat pernyataan Puan banyak yang marah bereaksi protes, bahkan ada yang melaporkan ke Polisi.
"Tentu itu tak mudah bagi Ali, ditengah kecenderungan amarah publik dia tetap menerima rekomendasi partai yang mengatakan Sumbar itu adalah tidak Pancasilais makanya rekomendasinya itu dikembalikan," ungkapnya.
"Dengan harapan pengembalian rekomendasi itu bisa berdampak positif terhadap mereka dengan mendapatkan dukungan masyarakat di Sumbar," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :