BMKG: Waspadai Cuaca Ekstrem di Indonesia Timur Akibat Bibit Siklon Tropis
Sabtu, 12 April 2025 - 22:35 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Andri, potensi hujan lebat akan terjadi di banyak wilayah Indonesia hingga sepekan ke depan. Untuk periode 12–15 April 2025, hujan lebat berpotensi terjadi di Aceh, Sumatra Selatan, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah wilayah Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, serta Papua.
“Khusus wilayah Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur, kami perkirakan potensi hujan sangat lebat. Sementara pada periode 16–19 April, hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung di Jawa Timur, NTT, Sulawesi Selatan, dan beberapa wilayah Papua," ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia timur dan pesisir selatan NTT, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Dwikorita menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara intensif dan menyampaikan informasi terbaru melalui website, media sosial resmi, serta aplikasi InfoBMKG. Tetap waspada dan prioritaskan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama di wilayah-wilayah terdampak,” pungkasnya.
“Khusus wilayah Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur, kami perkirakan potensi hujan sangat lebat. Sementara pada periode 16–19 April, hujan lebat diperkirakan akan terus berlangsung di Jawa Timur, NTT, Sulawesi Selatan, dan beberapa wilayah Papua," ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Indonesia timur dan pesisir selatan NTT, untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. Dwikorita menekankan pentingnya masyarakat untuk selalu memperbarui informasi melalui kanal resmi BMKG.
“Kami akan terus melakukan pemantauan secara intensif dan menyampaikan informasi terbaru melalui website, media sosial resmi, serta aplikasi InfoBMKG. Tetap waspada dan prioritaskan keselamatan dalam setiap aktivitas, terutama di wilayah-wilayah terdampak,” pungkasnya.
(cip)
Lihat Juga :