Syawal Momen Penguatan Silaturahim dan Perayaan Kearifan Lokal untuk Kebersamaan
Jum'at, 11 April 2025 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Lelaki kelahiran Cirebon, 6 Desember 1955 ini berpendapat, Syawal adalah momen yang tepat untuk saling introspkesi, saling membersihkan hati dari segala benci, perselisihan, maupun perbedaan, baik perselisihan politik, mahzab maupun perbedaan agama.
Menurutnya, hal ini adalah bentuk aktualisasi bulan Ramadan, dengan saling menghormati dam menjaga kepedulian terhadap sesama. Membangun empati tanpa harus melihat identitas suku, ras atau agama.
"Sehingga kita kembali kepada fitrah, bersih, dalam artian jiwa dan jasmani kita bersih," ucap Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.'
"Karena Islam itu rahmat bagi seluruh alam, menjadi kasih sayang dan penebar kasih sayang untuk seluruh alam. Bukan hanya kepada Muslim saja,” katanya.
Menurutnya, hal ini adalah bentuk aktualisasi bulan Ramadan, dengan saling menghormati dam menjaga kepedulian terhadap sesama. Membangun empati tanpa harus melihat identitas suku, ras atau agama.
"Sehingga kita kembali kepada fitrah, bersih, dalam artian jiwa dan jasmani kita bersih," ucap Guru Besar Fakultas Adab dan Humaniora Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta.'
"Karena Islam itu rahmat bagi seluruh alam, menjadi kasih sayang dan penebar kasih sayang untuk seluruh alam. Bukan hanya kepada Muslim saja,” katanya.
(abd)
Lihat Juga :