Dompet Dhuafa Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Gempa di Myanmar
Minggu, 30 Maret 2025 - 18:02 WIB
loading...
A
A
A
Gempa tersebut mengguncang wilayah Bangkok yang lebih luas, yang dihuni sekitar 17 juta orang, dan wilayah lain di negara itu. Dari jumlah korban tewas, 10 orang tewas di gedung tinggi dekat pasar Chatuchak yang runtuh, sementara sisanya tewas di tujuh lokasi berbeda. Pihak berwenang di Bangkok mengatakan 83 orang belum diketahui keberadaannya.
Baca juga: Mengenal Sesar Sagaing, Pemicu Gempa Myanmar yang Merusak Bangkok Thailand
Sebagai lembaga filantropi yang fokus pada aksi kemanusiaan, Dompet Dhuafa segera mengaktifkan Tim DMC untuk merespons bencana ini. Tim telah berkoordinasi dengan relawan lokal dan jaringan kemanusiaan internasional guna memastikan distribusi bantuan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Kami telah menyiapkan sejumlah bantuan berupa kebutuhan dasar dan personel guna bantu percepatan penanganan pasca gempa bumi di Myanmar,” ujar Direktur Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji pada MInggu (30/3/2025).
Saat ini, tim Dompet Dhuafa tengah melakukan asesmen jarak jauh melalui relawan dan jaringan lokal guna mengidentifikasi titik-titik prioritas yang membutuhkan bantuan mendesak. Bantuan akan difokuskan pada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Baca juga: Mengenal Sesar Sagaing, Pemicu Gempa Myanmar yang Merusak Bangkok Thailand
Sebagai lembaga filantropi yang fokus pada aksi kemanusiaan, Dompet Dhuafa segera mengaktifkan Tim DMC untuk merespons bencana ini. Tim telah berkoordinasi dengan relawan lokal dan jaringan kemanusiaan internasional guna memastikan distribusi bantuan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat sasaran.
“Kami telah menyiapkan sejumlah bantuan berupa kebutuhan dasar dan personel guna bantu percepatan penanganan pasca gempa bumi di Myanmar,” ujar Direktur Sosial, Kemanusiaan dan Dakwah Dompet Dhuafa Ahmad Shonhaji pada MInggu (30/3/2025).
Saat ini, tim Dompet Dhuafa tengah melakukan asesmen jarak jauh melalui relawan dan jaringan lokal guna mengidentifikasi titik-titik prioritas yang membutuhkan bantuan mendesak. Bantuan akan difokuskan pada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan penyandang disabilitas.
Lihat Juga :