Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Terjadi Malam Ini sampai Subuh
Jum'at, 28 Maret 2025 - 20:04 WIB
loading...
A
A
A
Data PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) hingga pukul 14:00 WIB, total 26.188 keluar dari GT Kalikangkung. Angka ini meningkat bertahap sejak pukul 10:00 WIB.
Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyebut Jasamarga memprediksi akan ada 102.975 kendaraan yang melintas pada Jumat. Sementara, berdasarkan data pada pukul 19.08 WIB tercatat 73.943 kendaraan telah melintasi GT Cikatama.
"Puncak prediksi kami itu di 102.975 (kendaraan) dan itu pasti akan terlihat di hari ini karena shift 1 saja itu sudah mencapai di 40.000-an. Jadi kita masih memprediksikan bahwa hari ini sampai dengan nanti malam itu akan prediksi puncak mudik Lebaran," ucap Ria kepada wartawan di GT Cikatama, Jumat (28/3/2025).
Pemudik diprediksi akan menggunakan waktu malam hari setelah salat tarawih atau selepas melakukan sahur. Pola seperti ini, menurutnya, telah terjadi sejak periode musim lebaran 2025 dimulai.
Baca juga: Rekayasa One Way Pangkas Waktu Tempuh Jakarta-Jateng Jadi 5 Jam 12 Menit
25.000 Lebih Kendaraan Diprediksi Lintasi Cikatama Malam Ini
Sementara itu, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) memprediksi terdapat lebih dari 25.000 kendaraan yang melintasi Gerbang Tol Cikampek Utama (Cikatama) pada Jumat (28/3) malam ini.Vice President Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo menyebut Jasamarga memprediksi akan ada 102.975 kendaraan yang melintas pada Jumat. Sementara, berdasarkan data pada pukul 19.08 WIB tercatat 73.943 kendaraan telah melintasi GT Cikatama.
"Puncak prediksi kami itu di 102.975 (kendaraan) dan itu pasti akan terlihat di hari ini karena shift 1 saja itu sudah mencapai di 40.000-an. Jadi kita masih memprediksikan bahwa hari ini sampai dengan nanti malam itu akan prediksi puncak mudik Lebaran," ucap Ria kepada wartawan di GT Cikatama, Jumat (28/3/2025).
Pemudik diprediksi akan menggunakan waktu malam hari setelah salat tarawih atau selepas melakukan sahur. Pola seperti ini, menurutnya, telah terjadi sejak periode musim lebaran 2025 dimulai.
Baca juga: Rekayasa One Way Pangkas Waktu Tempuh Jakarta-Jateng Jadi 5 Jam 12 Menit
Lihat Juga :