Tingkatkan Skill Lulusan PTKI, Kemenag Rancang Program Magang dan Carier Development Center

Kamis, 27 Maret 2025 - 18:59 WIB
loading...
Tingkatkan Skill Lulusan...
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Prof Phil Sahiron dalam Public Discussion Series IKRAR PTKI Seri Ke-7 yang bertajuk Employability Mahasiswa PTKI. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) mendorong peningkatan skill mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) melalui Program Magang. Diharapkan lulusan PTKI memiliki skill yang dibutuhkan di dunia kerja maupun di masyarakat.

Hal ini disampaikan Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag, Prof Phil Sahiron dalam Public Discussion Series IKRAR PTKI Seri Ke-7 yang bertajuk Employability Mahasiswa PTKI. Narasumber lain yang hadir adalah Direktur Employability dan Enterpreneurship UNU Yogyakarta, Nurhadi.

Baca juga: Direktorat PTKI Kemenag Cetak Sejarah, 27 PTKIN Terakreditasi Unggul

"Satu sisi mahasiswa S1 tidak semuanya akan melanjutkan ke S2, mungkin ada yang melanjutkan ke S2, tapi mungkin hanya Sebagian kecil. Sebagian besarnya memasuki ruang-ruang kerja dan itu mayoritas. Untuk mendapatkan pekerjaan perlu adanya skill yang bisa didapatkan dari workshop, training, dan tentunya juga bisa dari magang di perusahaan-perusahaan ternama," kata Prof Sahiron dalam keterangannya dikutip, Kamis (27/3/2025).

Pelopor Integrasi Hermeneutika dan Ulumul Qur'an dengan pendekatan Ma'na-cum-Maghza ini menjelaskan, upaya serius Kemenag dalam menyukseskan program magang ini juga telah tercanang melalui Direktorat PTKI dengan Subdit Sarana Prasaranan dan Kemahasiswaan yang telah mempersiapkan program Carier Development Center (CDC).

"Jadi ini seiring selaras, dari satu sisi kebutuhan mahasiswa untuk belajar bekerja atau langsung bekerja, di satu sisi lain program kami di Kementerian Agama terutama di Subdit Sarana Prasarana dan Kemahasiswaan untuk juknisnya sudah digarap," kata Sahiron.

Baca juga: Internasionalisasi PTKI, Kemenag Perluas Kerja Sama dengan CQU Australia

Program Magang ini dapat dikerjasamakan dengan perusahaan atau dunia usaha dan industri (DUDI), Yayasan nirlaba, ogranisasi multilateral, institusi pemerinta, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), maupun perusahaan rintisan dan lainnya.

Magang juga dapat diarahkan pada program magang bersertifikat kompetensi sesuai profesi bidang studi mahasiswa, yaitu bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang sudah mendapatkan legalitas dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Dalam Program Magang yang tengah dirancang, model aktivitas magang dibagi menjadi tiga, diantaranya yakni magang, microcredentials, dan kolaborasi. Magang yakni penguasaan keterampilan yang dibutuhkan dalam dunia industry melalui pengerjaan project atau pemecahan kasus pada sebuah posisi pekerjaan tertentu.

Di antaranya Microcredentials yakni penguasaan skil-skil praktis melalui short course yang tersedia pada platform online yang telah dikurasi untuk pemecahan project nyata yang memberikan dampak tertentu; dan Kolaborasi yakni penguasaan keterampilan yang relevan dengan dunia professional melalui pengajaran kolaboratif yang dilakukan oleh dosen dengan praktisi industry aktif.

Dengan target menggandeng perusahaan top nasional dan internasinal seperti Astra International, Pertamina, Microsoft, Huawei, Google hingga Amazon, mahasiswa PTKIN dapat belajar dengan langsung terjun pada project-based learning mendorong mahasiswa menguasai kompetensi multiketerampilan yang sangat berguna bagi masa depan karier mereka.

Sahiron menegaskan komitmen untuk mengawal Program Magang yang nantinya dapat menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menata jenjang karir bagi yang ingin terjun langsung ke dunia kerja. Hal ini pun berangkat dari kegelisahaan para mahasiwa PKIN yang muncul dari berbagai saluran terkait program magang layaknya Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

"Saya secara pribadi punya konsern itu, punya konsern membantu, mengarahkan mahasiswa-mahasiswi yang ingin langsung memiliki skill pekerjaan dan juga pada saatnya bekerja setelah lulus," tutur Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ini.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenag Dorong Waisak...
Kemenag Dorong Waisak 2026 di Borobudur Jadi Ruang Spiritualitas dan Perdamaian
Program Magang Nasional...
Program Magang Nasional 2026 Resmi Berlanjut, Peserta Capai 150 Ribu Orang
Kemenag Gelar Sidang...
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijjah dan Iduladha 2026 Sore Ini
Kemenag Cabut Izin Ponpes...
Kemenag Cabut Izin Ponpes Ndolo Kusumo Pati Buntut Kasus Pencabulan Santriwati
Kemenag Akan Pantau...
Kemenag Akan Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H pada 17 Mei 2026 di 88 Titik, Ini Lokasinya
Perkuat Layanan, Kemenag...
Perkuat Layanan, Kemenag Bangun 1.758 Gedung KUA melalui SBSN
Workshop Pengasuh Bahas...
Workshop Pengasuh Bahas Strategi Pesantren Tetap Berkembang di Era Disrupsi
Sesalkan Pembubaran...
Sesalkan Pembubaran Ibadah GMS Bantul, Kemenag Minta Polda DIY Tangkap Pelaku
Beasiswa Indonesia Bangkit...
Beasiswa Indonesia Bangkit 2026 Buka Program Magister Lanjut Doktor, Kuliah S2 hingga S3 Jalur Cepat
Rekomendasi
Tak Hanya Iran, Houthi...
Tak Hanya Iran, Houthi Yaman Juga Tembakkan Rudal ke Israel
Christian Eriksen Kembali...
Christian Eriksen Kembali Kolaps di Lapangan saat Uji Coba Denmark vs Ukraina
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved