Kisah Brigjen Untung Ses NCB Interpol Indonesia Pimpin Operasi Evakuasi WNI di Thailand dan Myanmar
Sabtu, 22 Maret 2025 - 00:22 WIB
loading...
A
A
A
Dijelaskan Brigjen Untung, pemulangan gelombang kedua yang terdiri dari 156 WNI diberangkatkan pada 19 Maret 2025, dengan kemungkinan jumlahnya bertambah, mengingat masih ada 10 WNI yang ditahan oleh Kepolisian Hpa An, Myanmar. Momen kepulangan ini mendapat perhatian langsung dari pemerintah Indonesia.
Menteri Luar Negeri, Menkopolkam, serta pejabat tinggi lainnya menyambut langsung para WNIB saat tiba di tanah air. Bagi banyak dari mereka, perjalanan ini bukan sekadar kepulangan, tetapi juga akhir dari mimpi buruk yang menghantui mereka selama ini.
"Mereka sebagian besar adalah korban perdagangan manusia, yang diperdaya dengan janji pekerjaan bergaji tinggi tetapi justru dipaksa bekerja di industri penipuan online," kata Untung.
Namun demikian, lanjut Untung, Kepolisian juga akan melakukan pendalaman lebih lanjut, karena ada indikasi tidak semua yang dipulangkan merupakan korban-sebagian diduga terlibat sebagai perekrut.
"Oleh karena itu, Bareskrim, Kemensos, BAIS, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) akan terlibat dalam investigasi lebih lanjut," tuturnya.
Baca juga: 554 WNI Korban Online Scam di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia
Menteri Luar Negeri, Menkopolkam, serta pejabat tinggi lainnya menyambut langsung para WNIB saat tiba di tanah air. Bagi banyak dari mereka, perjalanan ini bukan sekadar kepulangan, tetapi juga akhir dari mimpi buruk yang menghantui mereka selama ini.
"Mereka sebagian besar adalah korban perdagangan manusia, yang diperdaya dengan janji pekerjaan bergaji tinggi tetapi justru dipaksa bekerja di industri penipuan online," kata Untung.
Namun demikian, lanjut Untung, Kepolisian juga akan melakukan pendalaman lebih lanjut, karena ada indikasi tidak semua yang dipulangkan merupakan korban-sebagian diduga terlibat sebagai perekrut.
"Oleh karena itu, Bareskrim, Kemensos, BAIS, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) akan terlibat dalam investigasi lebih lanjut," tuturnya.
Baca juga: 554 WNI Korban Online Scam di Myanmar Dipulangkan ke Indonesia
Komitmen Pemerintah
Repatriasi besar-besaran ini menegaskan komitmen kuat pemerintah Indonesia dalam melindungi setiap warga negaranya di luar negeri. Proses pemulangan ini tidaklah mudah, mengingat kondisi politik dan keamanan di Myanmar yang belum stabil.Lihat Juga :