Tegakkan Protokol COVID-19 di Pilkada, Ini Arahan Mendagri ke Satpol PP
Jum'at, 04 September 2020 - 18:33 WIB
loading...
Mendagri, Tito Karnavian meminta kepada jajaran Satpol PP bertindak secara tegas dan proporsional dalam menindak pelanggar protokol kesehatan COVID-19 selama tahapan Pilkada Serentak 2020. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian meminta kepada jajaran satuan polisi pamong praja (Satpol PP) bertindak secara tegas dan proporsional dalam menindak pelanggar protokol kesehatan COVID-19 selama tahapan penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 .
Hal itu diungkapkannya dalam rapat koordinasi tentang 'Kesiapsiagaan Satpol PP dan Satlinmas dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020' yang digelar secara daring, Jumat (4/9/2020). (Baca juga: PPATK Antisipasi Uang Kejahatan Masuk ke Pilkada 2020)
"Saya paham rekan Satpol PP perlu didukung Polri dan TNI. (Tapi) Satpol PP tolong bertindak tegas tapi proporsional," ujar Tito dalam pengarahannya di Rapat Koordinasi tersebut.
Dia menjelaskan, tindakan tegas harus didasarkan pada aturan atau regulasi yang berlaku tentang penerapan protokol COVID-19. Sementara untuk proporsional, Satpol PP dalam tindakannya juga harus sesuai dengan tingkat pelanggaran atau ancaman yang ada.
Menurut dia, bertindak secara berlebihan juga tidak akan mengundang simpati dari masyarakat atas apa yang dilakukan jajaran Satpol PP. Bahkan, katanya, tindakan itu hanya akan menimbulkan kontraproduktif di tengah masyarakat.
Hal itu diungkapkannya dalam rapat koordinasi tentang 'Kesiapsiagaan Satpol PP dan Satlinmas dalam penyelenggaraan Pilkada Tahun 2020' yang digelar secara daring, Jumat (4/9/2020). (Baca juga: PPATK Antisipasi Uang Kejahatan Masuk ke Pilkada 2020)
"Saya paham rekan Satpol PP perlu didukung Polri dan TNI. (Tapi) Satpol PP tolong bertindak tegas tapi proporsional," ujar Tito dalam pengarahannya di Rapat Koordinasi tersebut.
Dia menjelaskan, tindakan tegas harus didasarkan pada aturan atau regulasi yang berlaku tentang penerapan protokol COVID-19. Sementara untuk proporsional, Satpol PP dalam tindakannya juga harus sesuai dengan tingkat pelanggaran atau ancaman yang ada.
Menurut dia, bertindak secara berlebihan juga tidak akan mengundang simpati dari masyarakat atas apa yang dilakukan jajaran Satpol PP. Bahkan, katanya, tindakan itu hanya akan menimbulkan kontraproduktif di tengah masyarakat.
Lihat Juga :