Indonesia Kembali Kirim TKI ke Arab Saudi, Segini Gaji dan Bonusnya
Jum'at, 14 Maret 2025 - 19:49 WIB
loading...
Petugas KJRI Jeddah memberikan pelayanan kepada para warga negara Indonesia di Arab Saudi. Foto/Dok.KJRI Jeddah
A
A
A
JAKARTA - Indonesia bakal kembali mengirimkan ratusan ribu tenaga kerja Indonesia (TKI) atau pekerja migran untuk bekerja di Arab Saudi setelah moratorium dicabut. Nantinya, para pekerja akan mendapatkan gaji sebesar 1.500 Riyal.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengatakan saat ini Arab Saudi menjamin adanya perbaikan manajemen dan juga perlindungan tenaga kerja migran yang bekerja di negaranya.
Baca juga: Presiden Prabowo Restui Moratorium Kirim Pekerja ke Arab Saudi Dicabut
“Perlindungan mereka jauh lebih baik sekarang, lebih maju. Karena mereka misalnya itu menjamin minimal gaji di angka 1.500 Riyal,” kata Karding di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Tak hanya itu, ada juga perlindungan dalam konteks asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi ketenagakerjaan. Pihak Arab Saudi juga akan melakukan integrasi data.
“Lalu ada perlindungan dalam konteks asuransi, kesehatan asuransi jiwa dan asuransi ketenagakerjaan, kemudian juga ada integrasi data,” ujar Karding.
Baca juga: Moratorium PMI ke Arab Saudi Dibuka, Apjati: Peluang Tingkatkan Kapasitas
Dia juga menambahkan, beberapa penyedia kerja juga menjanjikan adanya bonus bagi pekerja migran Indonesia berupa perjalanan umrah gratis.
“Yang menarik lagi bahwa setiap selesai kontrak dua tahun untuk orang Indonesia dikasih bonus umroh sekali,” jelasnya.
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengatakan saat ini Arab Saudi menjamin adanya perbaikan manajemen dan juga perlindungan tenaga kerja migran yang bekerja di negaranya.
Baca juga: Presiden Prabowo Restui Moratorium Kirim Pekerja ke Arab Saudi Dicabut
“Perlindungan mereka jauh lebih baik sekarang, lebih maju. Karena mereka misalnya itu menjamin minimal gaji di angka 1.500 Riyal,” kata Karding di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (14/3/2025).
Tak hanya itu, ada juga perlindungan dalam konteks asuransi kesehatan, asuransi jiwa, dan asuransi ketenagakerjaan. Pihak Arab Saudi juga akan melakukan integrasi data.
“Lalu ada perlindungan dalam konteks asuransi, kesehatan asuransi jiwa dan asuransi ketenagakerjaan, kemudian juga ada integrasi data,” ujar Karding.
Baca juga: Moratorium PMI ke Arab Saudi Dibuka, Apjati: Peluang Tingkatkan Kapasitas
Dia juga menambahkan, beberapa penyedia kerja juga menjanjikan adanya bonus bagi pekerja migran Indonesia berupa perjalanan umrah gratis.
“Yang menarik lagi bahwa setiap selesai kontrak dua tahun untuk orang Indonesia dikasih bonus umroh sekali,” jelasnya.
(shf)
Lihat Juga :