LSI Denny JA: Indeks Tata Kelola Indonesia Masih Tertinggal
Selasa, 11 Maret 2025 - 20:20 WIB
loading...
A
A
A
Denny JA memberikan contoh negara-negara yang berhasil menerapkan kebijakan yang mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, seperti kebijakan nol toleransi terhadap korupsi di Singapura pada era Lee Kuan Yew, digitalisasi identitas melalui Aadhaar di India, dan investasi besar Korea Selatan dalam pembangunan manusia yang berfokus pada revolusi pendidikan untuk mendorong kemajuan teknologi.
"GGI ini bukan sekadar alat ukur, tetapi juga peta jalan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan Indonesia," kata Denny JA.
Dalam jangka panjang, LSI Denny JA berencana untuk melakukan pengukuran GGI ini setiap tahun, tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk lebih dari 150 negara di dunia. GGI diharapkan dapat menjadi salah satu tolok ukur global dalam menilai kualitas pemerintahan.
"Indonesia sedang di persimpangan sejarah. Apakah akan memperbaiki tata kelola pemerintahan secara serius atau kembali terjebak dalam lingkaran stagnasi, semua tergantung pada langkah strategis yang diambil oleh pemerintah hari ini," ujar Denny JA.
"GGI ini bukan sekadar alat ukur, tetapi juga peta jalan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan Indonesia," kata Denny JA.
Dalam jangka panjang, LSI Denny JA berencana untuk melakukan pengukuran GGI ini setiap tahun, tidak hanya untuk Indonesia tetapi juga untuk lebih dari 150 negara di dunia. GGI diharapkan dapat menjadi salah satu tolok ukur global dalam menilai kualitas pemerintahan.
"Indonesia sedang di persimpangan sejarah. Apakah akan memperbaiki tata kelola pemerintahan secara serius atau kembali terjebak dalam lingkaran stagnasi, semua tergantung pada langkah strategis yang diambil oleh pemerintah hari ini," ujar Denny JA.
(shf)
Lihat Juga :