Indonesia-Vietnam Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Tukar Menukar Perwira hingga Patroli Bersama
Senin, 10 Maret 2025 - 20:18 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia dan Vietnam akan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Indonesia dan Vietnam akan memperkuat kerja sama di bidang pertahanan. Salah satunya tukar menukar perwira.
“Kita tukar menukar perwira, peningkatan latihan, bahkan sepakat akan lakukan patroli bersama,” kata Prabowo saat bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam (PKV) To Lam dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan To Lam disepakati kerja sama komprehensif di semua bidang, politik, ekonomi, pertahanan, hingga pendidikan dan sains.
Baca juga: Prabowo: Visi Indonesia-Vietnam Sama, Jadi Negara Modern, Maju, dan Sejahtera 2045
“Kita setuju dalam pertemuan kita, bahwa kita ingin tingkatkan hubungan dan kerja sama kita. Kita tingkatkan jadi comprehensive strategic partnership dan kita benar-benar ingin perkuat dan lakukan kerja sama di hampir semua bidang,” paparnya.
“Hampir di semua bidang kita ingin tingkatkan kerja sama dan melakukan sesuai kalau bisa integrasi ekonomi yang baik,” tambahnya.
Prabowo pun mengatakan bahwa Indonesia dan Vietnam setuju untuk meningkatkan hubungan ekonomi bilateral dengan capaian target USD 18 miliar pada 2028. “Kita juga sambut baik investasi Vietnam di Indonesia di bidang otomotif juga di bidang pertanian dan berbagai bidang lainnya,” ujarnya.
“Ini akan membantu kedua negara meningkatkan ketahanan pangan dan kita bahkan bisa menjadi penyumbang bagi pangan dunia. Kita juga setuju kerja sama bidang perikanan, ekonomi digital, ekonomi hijau dan dalam industri teknologi tinggi yang akan datang,” pungkasnya.
“Kita tukar menukar perwira, peningkatan latihan, bahkan sepakat akan lakukan patroli bersama,” kata Prabowo saat bertemu Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Komunis Vietnam (PKV) To Lam dalam rangka kunjungan kenegaraan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (10/3/2025).
Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa dalam pertemuannya dengan To Lam disepakati kerja sama komprehensif di semua bidang, politik, ekonomi, pertahanan, hingga pendidikan dan sains.
Baca juga: Prabowo: Visi Indonesia-Vietnam Sama, Jadi Negara Modern, Maju, dan Sejahtera 2045
“Kita setuju dalam pertemuan kita, bahwa kita ingin tingkatkan hubungan dan kerja sama kita. Kita tingkatkan jadi comprehensive strategic partnership dan kita benar-benar ingin perkuat dan lakukan kerja sama di hampir semua bidang,” paparnya.
“Hampir di semua bidang kita ingin tingkatkan kerja sama dan melakukan sesuai kalau bisa integrasi ekonomi yang baik,” tambahnya.
Prabowo pun mengatakan bahwa Indonesia dan Vietnam setuju untuk meningkatkan hubungan ekonomi bilateral dengan capaian target USD 18 miliar pada 2028. “Kita juga sambut baik investasi Vietnam di Indonesia di bidang otomotif juga di bidang pertanian dan berbagai bidang lainnya,” ujarnya.
“Ini akan membantu kedua negara meningkatkan ketahanan pangan dan kita bahkan bisa menjadi penyumbang bagi pangan dunia. Kita juga setuju kerja sama bidang perikanan, ekonomi digital, ekonomi hijau dan dalam industri teknologi tinggi yang akan datang,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :