Profil Komaruddin Hidayat dan Busyro Muqoddas, 2 Sosok yang Difavoritkan Jadi Ketua Dewan Pers 2025-2028
Rabu, 05 Maret 2025 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Dari 18 calon inilah kemudian terpilih sembilan anggota Dewan Pers periode 2025-2028. Adapun dari unsur wartawan adalah Abdul Manan, Maha Eka Swasta, dan Muhammad Jazuli.
Dari unsur pimpinan perusahaan pers yakni Dahlan Dahi, Totok Suryanto, dan Yogi Hadi Ismanto. Selanjutnya dari unsur tokoh masyarakat yaitu Komaruddin Hidayat, M Busyro Muqoddas, dan Rosarita Niken Widiastuti.
![Profil Komaruddin Hidayat dan Busyro Muqoddas, 2 Sosok yang Difavoritkan Jadi Ketua Dewan Pers 2025-2028]()
Akademisi senior ini pernah menjadi rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta untuk masa jabatan dua periode, 2006-2010 dan 2010-2015. Pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 18 Oktober 1953 ini sejak kecil dekat dengan dunia Islam utamanya pesantren.
Dikutip dari laman resmi Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta, Komar adalah alumni pesantren modern Pabelan, Magelang (1969) dan Pesantren al-Iman, Muntilan (1971). Dia melanjutkan studi sarjana muda (BA) di bidang Pendidikan Islam (1977) dan sarjana lengkap (Drs.) di bidang Pendidikan Islam (1981) di IAIN Jakarta.
Lalu, dia melanjutkan studi doktoral ke luar negeri dan meraih doktor di bidang Filsafat Barat di Middle East Techical University, Ankara, Turki pada 1990. Dia juga merupakan kolumnis di beberapa media massa, salah satunya di Koran SINDO.
Dia menjadi dosen pada Fakultas Pasca Sarjana IAIN Jakarta sejak 1990, dosen pada Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia sejak 1992, dosen Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara sejak 1993.
Dari unsur pimpinan perusahaan pers yakni Dahlan Dahi, Totok Suryanto, dan Yogi Hadi Ismanto. Selanjutnya dari unsur tokoh masyarakat yaitu Komaruddin Hidayat, M Busyro Muqoddas, dan Rosarita Niken Widiastuti.
Profil Komaruddin Hidayat
.jpg)
Akademisi senior ini pernah menjadi rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta untuk masa jabatan dua periode, 2006-2010 dan 2010-2015. Pria kelahiran Magelang, Jawa Tengah, 18 Oktober 1953 ini sejak kecil dekat dengan dunia Islam utamanya pesantren.
Dikutip dari laman resmi Pusat Pengkajian Islam dan Masyarakat (PPIM) UIN Jakarta, Komar adalah alumni pesantren modern Pabelan, Magelang (1969) dan Pesantren al-Iman, Muntilan (1971). Dia melanjutkan studi sarjana muda (BA) di bidang Pendidikan Islam (1977) dan sarjana lengkap (Drs.) di bidang Pendidikan Islam (1981) di IAIN Jakarta.
Lalu, dia melanjutkan studi doktoral ke luar negeri dan meraih doktor di bidang Filsafat Barat di Middle East Techical University, Ankara, Turki pada 1990. Dia juga merupakan kolumnis di beberapa media massa, salah satunya di Koran SINDO.
Dia menjadi dosen pada Fakultas Pasca Sarjana IAIN Jakarta sejak 1990, dosen pada Fakultas Pasca Sarjana Universitas Indonesia sejak 1992, dosen Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara sejak 1993.
Lihat Juga :