Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung Hadirkan Forum PCB Bahas Masalah Politik

Sabtu, 01 Maret 2025 - 19:30 WIB
loading...
Politikus Golkar Ahmad...
Aktivis dan politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menghadirkan forum Politics & Colleagues Breakfast (PCB). Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Aktivis dan politisi Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia Tandjung menghadirkan forum Politics & Colleagues Breakfast (PCB). Forum PCB menjadi tempat berdiskusi politik secara terbuka dalam suasana santai sambil sarapan dan minum kopi pagi.

Doli Kurnia mengatakan forum Politics & Colleagues Breakfast dihadirkan membicarakan masalah politik dan mendiskusikan secara terbuka dan bebas. Dari forum PCB ini diharapkan hadir ide atau pemikiran untuk membangun sistem politik yang semakin baik.

"Saya seorang politisi, jadi yang dibahas adalah politik. Politik alat untuk mencapai tujuan. Apa pun untuk mengambil kebijakan pasti ada politik," katanya di Jakarta, Sabtu (1/3/2025).

Baca juga: Retreat Kepala Daerah Diperlukan di Tengah Efisiensi Anggaran, DPR: Tidak Terlalu Mahal

Doli Kurnia berencana forum PCB digelar secara rutin setiap bulan untuk mendiskusikan berbagai isu politik yang terjadi di Tanah Air. "Kalau isu sangat kuat di masyarakat, forum PCB bisa diadakan lebih sering, dua seminggu atau seminggu sekali," ucapnya.

Sedangkan Colleague atau sahabat, kata Doli Kurnia, forum PCB menjadi tempat diskusi bersama kolega, teman, dengan menghadirkan pakar politik dan politisi untuk berbicara secara terbuka tanpa rivalitas.

Baca juga: Prabowo Ungkap soal Raja Kecil, Bahlil Jelaskan Maksudnya

"Semua sama-sama kolega yang concern (peduli) pada masalah pembangunan politik. Ini ajang diskusi tanpa menghujat dan memaki, semua kedudukannya sama dan berbicara secara terbuka," tuturnya.

Doli Kurnia menambahkan, forum ini dilabeli Breakfast atau Sarapan (makan pagi) agar diskusi ini bisa dilakukan secara santai di pagi hari ketika pikiran masih segar dan jernih. Diharapkan menghadirkan ide atau pemikiran terbaik dalam suasana yang hangat sambil minum kopi dan makan pagi.

"Pagi hari pemikiran masih fresh dan terang, jadi bicara yang berat dan ringan di pagi hari sangat cocok. Jadi bicara politik tidak harus malam-malam dan bisa dilakukan secara terbuka sambil santai, ngopi, sarapan," bebernya.

Perbaikan Sistem Politik di Indonesia Menandai peluncuran forum Politics & Colleagues Breakfast digelar diskusi bertema Urgensi Perbaikan Sistem Politik di Indonesia dan peluncuran buku ke-7 Doli Kurnia berjudul Kaca Mata Doli Kurnia.

Hadir sebagai pembicara, yaitu Prof Siti Zuhro, peneliti utama BRIN; Dr Alfan Alfian, pengamat politik dan dosen Pascasarjana Universitas Nasional; dan Prof Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia.

Ketiga menyambut positif peluncuran forum PCB yang digagas politis Golkar Doli Kurnia. Mereka juga memuji produktivitas Doli Kurnia dalam menulis buku, mengingat sangat sedikit politisi menulis buku yang ketujuh.

Dalam diskusi Prof Siti Zuhro mengatakan perlu penataan ulang sistem politik Indonesia ke depan. Perbaikan itu meliputi sistem partai politik, pemerintahan, dan perwakilannya. “Kita tak bisa membenahi politik dan demokrasi sepotong-sepotong, harus menyeluruh,” ucapnya.

Dr Alfan Alfian menegaskan, penataan sistem politik tak bisa dielakkan lagi, mengingat kontestasi kekuatan politik juga sudah berkembang. Dia mencontohkan bagaimana Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki implikasi kuat dalam politik.

“Kontestasi kekuatan politik harus diperhatikan. Mahkamah Konstitusi jadi kekuatan politik baru, selain KPK dan Polisi. Ketika MK memutuskan semua parpol bisa mendaftarkan calon presiden, semua konstelasi politik buyar,” jelasnya.

Prof Burhanuddin Muhtadi menambahkan, perbaikan sistem politik bukan sesuatu yang baru sebab sudah lama menjadi isu yang diungkapkan Prabowo Subianto sebelum menjadi Presiden. Dia menyebutkan Prabowo minta pemilihan kepala daerah dibawa DPR agar lebih murah.

“Demokrasi di Indonesia disebutkan sebagai melelahkan (tired), berantakan (messy), dan mahal (costly). Untuk itu perlu kajian akademis dan data empirik untuk menentukan desain sistem politik ke depan,” katanya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Etik Partai Golkar...
Dewan Etik Partai Golkar Jatuhkan Sanksi kepada 3 Kader dari Sumsel
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Ketua DPW Partai Perindo...
Ketua DPW Partai Perindo Sulsel Abdul Hayat Gani, dari Birokrasi ke Politik yang Melayani
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Golkar Beri Warning...
Golkar Beri Warning ke Gubernur Kaltim usai Didemo Warganya
Rekomendasi
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
SIG Berdayakan UMKM...
SIG Berdayakan UMKM Berbasis Potensi Lokal di Tuban
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Menanti 3 Rekor Der Panzer
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Peristiwa Politik Nasional yang Menggemparkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved