Dari Keong Darat, Ayu Savitri pun Amalkan Cinta Tanah Air

Kamis, 03 September 2020 - 22:39 WIB
loading...
Dari Keong Darat, Ayu...
Ayu Savitri Nurinsiyah, merupakan doktor muda lulusan Jerman, seorang peneliti Indonesia dengan spesialisasi penelitian keong darat.
A A A
JAKARTA - Meneliti dan Pancasila, dua hal yang sepertinya tak berkaitan. Namun Pancasila tak sekadar memiliki lima butir sebagai ideologi bangsa. Dalam keseharian, Pancasila sangat mungkin diamalkan. Sedikitnya puluhan sikap atau tindakan yang menjadikan Pancasila dapat diamalkan dan itu tertuang dalam sebuah ketentuan yang diputuskan lembaga Majelis Permusyawarayan Rakyat (MPR).

Meneliti dan Pancasila, menjelma pada putri kebanggaan bangsa bernama Ayu Savitri. Bernama lengkap Ayu Savitri Nurinsiyah, merupakan doktor muda lulusan Jerman, seorang peneliti Indonesia dengan spesialisasi penelitian keong darat. Keseriusan sekaligus konsistensinya terhadap keong darat membawanya sebagai peraih Ikon Prestasi Pancasila tahun 2020 dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Dengan keseriusannya meneliti keong darat serta sejumlah prestasi lainnya Ayu Savitri telah mengamalkan sila ketiga Persatuan Indonesia yakni mengembangkan rasa cinta kepada Tanah Air dan bangsa. Juga mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan berTanah Air Indonesia.

Ayu Savitri ikut serta dalam program summer course Universitas Harvard di Kalimantan juga karena keong darat yang ditelinya. Selain itu keong darat pula yang membuat dirinya bisa magang di Natural History Museum, London, Inggris. Di sana, Ayu mempelajari bagaimana membedah keong darat untuk mengetahui secara spesifik organ binatang tersebut.

Berkah keong darat lain yang dikenyam Ayu yaitu mendapat tawaran beasiswa untuk mengambil strata 3 di Jerman. Alhasil, Ayu Savitro beroleh gelar doktor dari kegemarannya meneliti keong darat. "Pas pulang tahun 2018 ada pembukaan di LIPI di laboratorium molusca, bidang biologi. Saya apply CPNS, ikut semua SKD dan SKB, Alhamdulillah lulus dan sekarang jadi peneliti," ujar Ayu menceritakan awal mula meniti karir sebagai peneliti LIPI.

Ayu kemudian menceritakan awal perkenalan dengan keong darat, itu terjadi belasan tahun silam ketika sedang berada di kampung halamannya di Solo, Jawa Tengah. Kala itu, dia mengaku takjub lendir dari keong darat bisa menghentikan pendarahan di kaki saudaranya yang luka akibat menginjak pecahan kaca.

Dari situ, Ayu seolah tak bisa lepas dari keong darat. Misalnya, dia mengulas soal keong darat ketika membuat artikel mata pelajaran Biologi dalam Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional (Ebtanas) Sekolah Menengah Atas. "Saya bikin tulisan, kan saya baca tentang keong. Semakin saya baca, semakin saya tidak tahu. Maksudnya, kok ternyata keong bisa macam-macam ya. Saya jadi kepo," ujar Ayu saat berbincang dengan CNNIndonesia.com.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BPIP: Gencatan Senjata...
BPIP: Gencatan Senjata Amerika–Iran Harus Jadi Momentum Penyelesaian Konflik
Jazuli: RUU BPIP Momentum...
Jazuli: RUU BPIP Momentum Revitalisasi Pancasila di Tengah Turbulensi Dunia
Tok! RUU BPIP Disahkan...
Tok! RUU BPIP Disahkan Jadi Usul Inisiatif DPR
Megawati: Saya Perlu...
Megawati: Saya Perlu Pejuang Muda untuk Mempertahankan Republik Indonesia
Gelar Pembinaan Ideologi...
Gelar Pembinaan Ideologi Pancasila, BPIP Luncurkan Virtual Expo 2025 di UI Depok
Jimly Asshiddiqie Sebut...
Jimly Asshiddiqie Sebut RUU BPIP Penting untuk Perkuat Implementasi Asta Cita
BPIP Apresiasi Pemkab...
BPIP Apresiasi Pemkab Banyumas Buat Perda Pendidikan Pancasila
Kunjungi PLBN Sota,...
Kunjungi PLBN Sota, BPIP: Perkuat Ideologi Pancasila di Perbatasan Papua
Kunjungi Papua, Kepala...
Kunjungi Papua, Kepala BPIP: Hadirkan Pancasila dengan Pendekatan Afektif-Partisipatif
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Tren Perawatan Kulit...
Tren Perawatan Kulit Regeneratif Makin Diminati, Teknologi DNA Ikan Trout Jadi Sorotan
Aktivis Muda Nasional:...
Aktivis Muda Nasional: Persatuan Bangsa Penting di Tengah Tantangan Global
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Diseminasi Eksaminasi...
Diseminasi Eksaminasi Ungkap Dugaan Kekeliruan Penegakan Hukum dalam Kasus Eks Dirut Indofarma
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved