Boni Hargens: Siapa pun Kapolrinya Sejak 2014 hingga Hari Ini Pasti Dikritik Masyarakat

Selasa, 25 Februari 2025 - 21:17 WIB
loading...
Boni Hargens: Siapa...
Analis politik dan intelijen Boni Hargens menjadi narasumber dalam YouTube Quotient TV, Selasa (25/2/2025). Dia menyatakan situasi politik ikut mempengaruhi pandangan publik mengenai peran dan kinerja institusi Polri. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Analis politik dan intelijen Boni Hargens menyatakan situasi politik ikut mempengaruhi pandangan publik mengenai peran dan kinerja institusi Polri . Sebab, kepolisian merupakan pilar penting demokrasi.

"Dalam perkembangan situasi politik juga mempengaruhi pandangan publik. Saya kira siapa pun Kapolrinya sejak 2014 sampai hari ini pasti akan dikritik oleh masyarakat," ujar Boni melalui YouTube Quotient TV, Selasa (25/2/2025).

Baca juga: Heboh Band Punk Sukatani Minta Maaf soal Lagu Bayar Bayar Bayar, Kapolri: Polisi Tidak Antikritik

Maka itu, jika bicara apakah kinerja Polri sudah maksimal, dia memastikan hingga saat ini tidak ada standar pengukuran apa pun yang dapat menilai kinerja suatu institusi.

"Jadi apakah kinerja Polri sudah optimal, pertanyaan balik dari saya apakah ada institusi di negara ini dan di semua negara punya kinerja optimal atau maksimal dengan standar pengukuran apa pun yang kita pakai? Saya kira hampir tidak ada," katanya.

"Setiap institusi pasti ada kemajuan, ada kelambanan, ada hal yang stagnan, ada hal terobosan yang mengejutkan. Dan Polri menurut saya suka atau tidak dengan segala proses jatuh bangunnya sudah mengalami kemajuan yang luar biasa dari tahun 1998 sampai hari ini," sambungnya.

Dia tak menampik saat ini institusi Polri sempat tercoreng di mata publik. Namun, Boni juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk melihat lebih luas kinerja kepolisian. Jangan karena perbuatan negatif dari satu oknum membuat satu institusi Polri jelek apalagi menyoroti kepemimpinan Kapolri.

"Karena itu tindakan oknum maka perlu ada pembenaran. Saya setuju bahwa leadership punya pengaruh besar dalam seluruh proses manajemen dan implementasi sebuah kinerja institusi. Tapi dalam kasus yang muncul ini mayoritas menurut saya bersifat parsial ya, bersifat situasional, maka ini lebih dibebankan kepada oknum," ujar Boni.

Dia justru mengapresiasi kepemimpinan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang berani menciptakan suatu terobosan yang membuat institusi Polri semakin lebih baik di mata publik.

"Pak Listyo Sigit saya kira sejak awal beliau bagus ketika mengusung satu pendekatan dari common law yaitu restorative justice yang memang juga sudah ada dalam tradisi hukum pidana Indonesia, terobosan melalui restorative justice itu sesuatu hal yang mengejutkan dulu di awal," katanya.

"Karena pendekatan itu kan tidak hanya dalam konteks kasus pidana yang ditangani tapi juga terutama memperbaiki hubungan negara dan masyarakat di masa lalu. Kita tahu bahwa ada luka di antara hubungan masyarakat dengan negara terutama institusi kepolisian," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Ziarah ke Makam Soekarno...
Ziarah ke Makam Soekarno di Blitar, Kapolri: Menyerap Nilai Pemimpin Bangsa
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Asosiasi Dosen Ilmu...
Asosiasi Dosen Ilmu Hukum dan Kriminologi Indonesia: Jokowi Apresiasi UU Polri Baru
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rusak Ruko hingga Pamer...
Rusak Ruko hingga Pamer Airsoft Gun di Jakut, Selebgram Adam Deni Ditangkap Polisi
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Rekomendasi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Literasi Pasar Modal melalui Seminar Nasional 'Lo Kheng Hong Investment Philosophy'
Kunjungi IKN, Ketum...
Kunjungi IKN, Ketum Garuda Jajaki Peluang Usaha untuk UMKM
Piala Dunia 2026: Jepang...
Piala Dunia 2026: Jepang 2 Kali Koyak Gawang Tunisia di Babak Pertama
Berita Terkini
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Kritisi Parpol Koalisi,...
Kritisi Parpol Koalisi, Deddy PDIP: Jika Tidak Nyaman dengan Situasi Politik, Silakan Keluar dari Pemerintahan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Kapolri: Kegiatan Sebelum Diserahkan ke Kejaksaan
Ajak Elite Politik Jaga...
Ajak Elite Politik Jaga Stabilitas Politik dan Konsisten Bersikap, Misbakhun: Jangan Ambigu
Darurat Pemasangan Kabel...
Darurat Pemasangan Kabel di Area Jakarta
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved