7 Fakta Menarik Band Punk Sukatani dan Lagu Viral Bayar Bayar Bayar
Senin, 24 Februari 2025 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
Jika ada oknum kepolisian yang membuat kesalahan, Sigit meminta semua pihak bisa menyampaikannya dengan disertai penjelasan. Pada prinsipnya, Polri terus berbenah dan melakukan evaluasi terhadap lembaganya.
Sebagai bentuk tanggung jawab, mereka menarik lagu dari semua platform digital sekaligus mengimbau para penggemarnya untuk turut menghapus konten yang menggunakan lagu tersebut.
"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu yang kami nyanyikan hingga menjadi viral. Lagu ini sebenarnya ditujukan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan, tetapi kami menyadari bahwa liriknya bisa disalahartikan," kata Alectroguy melalui Instagram @sukatani.band, Kamis (20/2/2025).
![7 Fakta Menarik Band Punk Sukatani dan Lagu Viral Bayar Bayar Bayar]()
Pemutaran lagu itu membuat massa mahasiswa Demo Indonesia Gelap ikut bernyanyi. Peserta aksi bahkan melakukan gestur mengangkat jari tengah ketika menyanyikan lirik bayar bayar bayar.
4. Propam Polri Periksa Polisi Ditressiber Polda Jateng terkait Permintaan Maaf Sukatani
Divisi Propam Polri memeriksa anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah (Jateng) terkait permohonan maaf Sukatani.
"Untuk memastikan profesionalisme dalam penanganan kasus ini, Biropaminal Divpropam telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Ditressiber Polda Jateng," bunyi keterangan resmi Divisi Propam Polri melalui Twitter alias X @divpropam, Jumat (21/2/2025).
Propam Polri menjelaskan pemeriksaan dilakukan guna mengklarifikasi permasalahan yang terjadi. Terlebih, permohonan maaf yang dilontarkan Sukatani menimbulkan reaksi di masyarakat.
2. Dua Personel Minta Maaf
Band Sukatani meminta maaf secara resmi atas lagu tersebut karena dinilai telah menyinggung Polri. Permohonan maaf juga ditujukan kepada Kapolri secara khusus.Sebagai bentuk tanggung jawab, mereka menarik lagu dari semua platform digital sekaligus mengimbau para penggemarnya untuk turut menghapus konten yang menggunakan lagu tersebut.
"Kami meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolri dan institusi Polri atas lirik lagu yang kami nyanyikan hingga menjadi viral. Lagu ini sebenarnya ditujukan untuk oknum kepolisian yang melanggar peraturan, tetapi kami menyadari bahwa liriknya bisa disalahartikan," kata Alectroguy melalui Instagram @sukatani.band, Kamis (20/2/2025).

3. Dinyanyikan Mahasiswa saat Demo Indonesia Gelap
Mahasiswa yang menggelar Demo Indonesia Gelap memutar lagu Sukatani bayar bayar bayar di Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025). Lagu diputar langsung dari mobil komando yang juga membawa speaker besar.Pemutaran lagu itu membuat massa mahasiswa Demo Indonesia Gelap ikut bernyanyi. Peserta aksi bahkan melakukan gestur mengangkat jari tengah ketika menyanyikan lirik bayar bayar bayar.
4. Propam Polri Periksa Polisi Ditressiber Polda Jateng terkait Permintaan Maaf Sukatani
Divisi Propam Polri memeriksa anggota Ditressiber Polda Jawa Tengah (Jateng) terkait permohonan maaf Sukatani.
"Untuk memastikan profesionalisme dalam penanganan kasus ini, Biropaminal Divpropam telah melakukan pemeriksaan terhadap anggota Ditressiber Polda Jateng," bunyi keterangan resmi Divisi Propam Polri melalui Twitter alias X @divpropam, Jumat (21/2/2025).
Propam Polri menjelaskan pemeriksaan dilakukan guna mengklarifikasi permasalahan yang terjadi. Terlebih, permohonan maaf yang dilontarkan Sukatani menimbulkan reaksi di masyarakat.
5. Seorang Guru SD, Vokalis Sukatani Dipecat
Vokalis Sukatani Novi Citra Indriyati dipecat sebagai guru SDIT Mutiara Hati, Banjarnegara, Jawa Tengah. Pihak sekolah menyatakan Novi yang memiliki nama panggung Twister Angel diberhentikan setelah dinyatakan melanggar kode etik sekolah.Lihat Juga :