Jokowi Jawab Hasto yang Minta KPK Periksa Keluarganya: Kalau Ada Fakta Hukum, Ya Silakan

Jum'at, 21 Februari 2025 - 15:40 WIB
loading...
Jokowi Jawab Hasto yang...
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) merespons pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang meminta KPK memeriksa keluarganya. Foto/Dok SindoNews
A A A
JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo ( Jokowi ) merespons pernyataan Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto yang meminta Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) memeriksa keluarganya. Hal tersebut disampaikan Hasto usai ditahan KPK terkait kasus dugaan suap pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR.

Atas pernyataan Hasto tersebut, Jokowi pun mempersilakan para penegak hukum khususnya KPK memeriksa dirinya. "Ya kalau ada fakta hukum, ada bukti hukum, ya silakan," kata Jokowi kepada wartawan di kediamannya, Solo, Jumat (21/2/2025).

Meski namanya selalu dikait-kaitkan, Jokowi menganggap biasa hal tersebut. Dirinya pun mempersilakan para penegak hukum memeriksanya jikalau ada fakta hukum.

Baca juga: Jokowi Cawe-cawe soal Retreat, Said Abdullah PDIP: Ini Urusan Internal, Bukan Orang Luar



"Ya sudah sering pernyataan seperti itu masa saya ulang-ulang terus. Kalau ada bukti hukum ada fakta hukum ya silakan," ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto pada Kamis (20/2/2025). Seusai konferensi pers penahanan, Hasto sempat berbicara di depan awak media.

Awalnya, Hasto mengungkapkan jumlah pertanyaan yang diberikan penyidik saat pemeriksaaan sebelum dirinya ditahan.

"Saya telah kooperatif memenuhi tanggung jawab sebagai warga negara Indonesia yang siap mengikuti proses pemeriksaan sebagai tersangka dan ada 62 pertanyaan yang saya jawab dari penyidik KPK," kata Hasto di Gedung Merah Putih KPK.

Hasto menerangkan, suasana hangat menyelimuti pemeriksaannya itu. Ia mengaku, materi pertanyaan penyidik banyak yang mengulang.

"(Penyidik KPK) juga sangat ramah sangat kooperatif, 62 pertanyaan itu berkaitan dengan persoalan-persoalan yang sudah inkrah, sehingga tidak ada hal yang baru di dalam pertanyaan-pertanyaan bahkan banyak juga yang mengulang pertanyaan itu," ujarnya.

Hasto mengaku siap menerima segala konsekuensi dengan kepala tegak. "Karena Indonesia dibangun dengan pemuh pengorbanan jiwa dan raga kita ada negeri pejuang sehingga saya tidak pernah menyesal saya akan terus berjuang dengan api yang menyala-nyala," ucapnya.

Terkait penahanan dirinya, Hasto berharap dapat dijadikan momentum KPK agar memberantas korupsi tanpa pandang bulu. Termasuk ke keluarga Joko Widodo (Jokowi).

"Semoga ini menjadi momentum bagi Komisi Permberantasan Korupsi untuk menegakan hukum tanpa kecuali, termasuk memeriksa keluarga Pak Jokowi," ucapnya.

"Terima kasih, merdeka," tutup Hasto kemudian memasuki mobil tahanan KPK.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Permintaan Uang oleh Kanim Ngurah Rai dan Denpasar saat Periksa 2 Biro Jasa
Blusukan ke Lampung,...
Blusukan ke Lampung, Jokowi: Saya Hadir untuk PSI
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Golkar Tak Takut Pemilih Pindah ke PSI
Jokowi Pakai Baju dan...
Jokowi Pakai Baju dan Topi Logo PSI Mulai Blusukan ke Lampung
Jokowi Wajib Hadir di...
Jokowi Wajib Hadir di Persidangan Perkara Ijazah, Pengacara Roy Suryo: Kan Dia Pelapor
PN Jakarta Timur Antisipasi...
PN Jakarta Timur Antisipasi Banyaknya Pendukung Dokter Tifa saat Sidang Perkara Ijazah Jokowi
KPK Pajang Ducati Noel...
KPK Pajang Ducati Noel dan Aset Mewah Lain dari Kasus K3
Sinergi KPK dan BNN...
Sinergi KPK dan BNN dalam Raker Komisi III DPR Bahas Program 2027
Rekomendasi
Babak Pertama: Uruguay...
Babak Pertama: Uruguay vs Spanyol, Blunder Muslera Bawa La Furia Roja Unggul 1-0
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Berita Terkini
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
PP 20 Tahun 2026: Langkah...
PP 20 Tahun 2026: Langkah Besar Menuju Keadilan Pajak bagi UMKM Orang Pribadi
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Mutasi Polri Juni 2026:...
Mutasi Polri Juni 2026: Kombes Aris Supriyono Jabat Kabid Propam Polda Metro Jaya
Mensesneg Ungkap Pemicu...
Mensesneg Ungkap Pemicu Maraknya PHK di Indonesia
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Infografis
11 Perang Terlama dalam...
11 Perang Terlama dalam Sejarah Manusia, Ada yang hingga 781 Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved