International Youth Connection Gelar Kegiatan Internasional di 3 Negara ASEAN
Rabu, 19 Februari 2025 - 17:03 WIB
loading...
International Youth Connection (IYC) baru-baru ini menggelar kegiatan Internasional di tiga negara ASEAN, yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand, 5-10 Februari 2025. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - International Youth Connection (IYC) baru-baru ini menggelar kegiatan Internasional di tiga negara ASEAN , yaitu Singapura, Malaysia, dan Thailand, 5-10 Februari 2025. Kegiatan ini berlangsung selama 6 hari 5 malam dan bertujuan memperkuat hubungan, memperluas wawasan dan pengalaman antara pemuda-pemudi dari berbagai daerah di Indonesia di tingkat Internasional.
Di Singapura, delegasi IYC mengunjungi National University of Singapore (NUS) dan melakukan tur di University Town (UTown). Mereka juga melakukan city tour Singapura dan mengunjungi beberapa destinasi wisata populer seperti Jewel Changi Airport, Merlion Park, dan China Town Singapura. Baca juga: ICSM 2025 Sukses Jembatani Potensi Santri di Kancah Internasional
Di Malaysia, delegasi IYC mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan melakukan diskusi dengan Asisten Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhammad Firdaus. Dalam acara itu, Prof Firdaus memberikan cakrawala baru terkait ekosistem literasi dan tantangan baru perguruan tinggi saat ini.
Bahwa dunia kerja dan networking memang sangat berperan besar bagi tumbuh kembang mahasiswa saat ini. "Kalau milih universitas, maka lihat prodinya. Dan ini yang dilupakan atau tidak dipahami oleh banyak kalangan yang ingin memasuki perguruan tinggi," katanya.
Agenda puncak Seminar Internasional ini dibuka Leader Project IYC Rika Rahmawati. Dalam sambutannya, Rika mengapresiasi seluruh delegasi dalam mengikuti International Youth Connection.
Tujuan kegiatan ini mengembangkan potensi dan wawasan global, meningkatkan life skill, relasi Internasional, dan kolaborasi lintas budaya. Seminar ini menampilkan pembicara dari berbagai perwakilan delegasi indonesia yang lolos seleksi mepaparkan langsung forum terbuka yang membahas tentang berbagai sektor yaitu pendidikan, ekonomi, kebudayaan di Internasional Youth Center, Malaysia.
Seminar ini diisi Spesial Keynote Speaker Nur Izzah BT Norannuar (The Role of Youths to Act and Achieve Goals), Silva Hafsari (Creating Impactual Educational Content and Being Valueble Influenzer), dan Sigit Bayu Cahyanto (Overcoming Stage Fright : Turning Fear Into Confidance).
Di Singapura, delegasi IYC mengunjungi National University of Singapore (NUS) dan melakukan tur di University Town (UTown). Mereka juga melakukan city tour Singapura dan mengunjungi beberapa destinasi wisata populer seperti Jewel Changi Airport, Merlion Park, dan China Town Singapura. Baca juga: ICSM 2025 Sukses Jembatani Potensi Santri di Kancah Internasional
Di Malaysia, delegasi IYC mengunjungi Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur dan melakukan diskusi dengan Asisten Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Prof Muhammad Firdaus. Dalam acara itu, Prof Firdaus memberikan cakrawala baru terkait ekosistem literasi dan tantangan baru perguruan tinggi saat ini.
Bahwa dunia kerja dan networking memang sangat berperan besar bagi tumbuh kembang mahasiswa saat ini. "Kalau milih universitas, maka lihat prodinya. Dan ini yang dilupakan atau tidak dipahami oleh banyak kalangan yang ingin memasuki perguruan tinggi," katanya.
Agenda puncak Seminar Internasional ini dibuka Leader Project IYC Rika Rahmawati. Dalam sambutannya, Rika mengapresiasi seluruh delegasi dalam mengikuti International Youth Connection.
Tujuan kegiatan ini mengembangkan potensi dan wawasan global, meningkatkan life skill, relasi Internasional, dan kolaborasi lintas budaya. Seminar ini menampilkan pembicara dari berbagai perwakilan delegasi indonesia yang lolos seleksi mepaparkan langsung forum terbuka yang membahas tentang berbagai sektor yaitu pendidikan, ekonomi, kebudayaan di Internasional Youth Center, Malaysia.
Seminar ini diisi Spesial Keynote Speaker Nur Izzah BT Norannuar (The Role of Youths to Act and Achieve Goals), Silva Hafsari (Creating Impactual Educational Content and Being Valueble Influenzer), dan Sigit Bayu Cahyanto (Overcoming Stage Fright : Turning Fear Into Confidance).
Lihat Juga :