Anak Bos Rental Mobil Ceritakan Kronologi Ayahnya Ditembak Oknum TNI AL: Bak Mafia Italia
Selasa, 18 Februari 2025 - 17:03 WIB
loading...
A
A
A
"Iya yakin sekali karena saya juga melihat dia pun mengincar kami," tuturnya.
Menurutnya, letusan pertama terjadi pada saat ayahnya memegang Sertu Akbar dan sempat meminta agar Sertu Akbar menjatuhkan senjata apinya itu. Pascamendengar suara letusan tembakan, dia melihat ada orang keluar dari dalam mobil Sigra, membawa rokok di tangannya dan menghisapnya sambil menenteng senjata api lalu mengarahkan ke arahnya.
"Pada saat ayah saya memegang Sertu Akbar itu, saya tiba-tiba saja mendengar letusan, dari dalam mobil itu keluar asap, duar (menirukan suara tembakan) gitu kan satu, dua kali duar pas saya lihat lagi, setelah letusan itu saya menunduk," jelasnya.
Baca juga: 3 Oknum TNI AL Penembak Bos Rental Ajukan Permintaan Maaf, Begini Respons 2 Anak Korban
Melihat hal itu, dia lantas meninggalkan lokasi menjauh karena takut bakal ditembak. Dia baru kembali ke lokasi kejadian pasca mobil Brio dan Sigra pergi meninggalkan lokasi kejadian. Di situ dia melihat saksi Romli telah terkapar sambil meminta tolong, tak jauh dia lantas melihat ayahnya juga terkapar sambil merintih kesakitan.
"Saya melihat pistol itu keluar dari jendela, (tembakan) diarahkan ke arah kerumunan (ayahnya). Pada saat saya melihat mobil Brio dibawa lagi dan mobil Sigra kabur, saya baru berani keluar, saya lihat Pak Ramli sudah terkapar," bebernya.
"Awalnya saya lihat Pak Ramli, lalu ada yang teriak di dalam Indomaret, ada yang kena tembak di dalam katanya. Dalam hari saya berkata 'Ya Allah jangan sampai keluarga saya tertembak'. Setelah itu saya melihat almarhum ayah saya sudah terkapar dengan memegang dadanya, pas depan tengah dada dengan (merintih kesakitan) Aah.. Aah seperti itu," ungkap Agam lagi.
Menurutnya, letusan pertama terjadi pada saat ayahnya memegang Sertu Akbar dan sempat meminta agar Sertu Akbar menjatuhkan senjata apinya itu. Pascamendengar suara letusan tembakan, dia melihat ada orang keluar dari dalam mobil Sigra, membawa rokok di tangannya dan menghisapnya sambil menenteng senjata api lalu mengarahkan ke arahnya.
"Pada saat ayah saya memegang Sertu Akbar itu, saya tiba-tiba saja mendengar letusan, dari dalam mobil itu keluar asap, duar (menirukan suara tembakan) gitu kan satu, dua kali duar pas saya lihat lagi, setelah letusan itu saya menunduk," jelasnya.
Baca juga: 3 Oknum TNI AL Penembak Bos Rental Ajukan Permintaan Maaf, Begini Respons 2 Anak Korban
Melihat hal itu, dia lantas meninggalkan lokasi menjauh karena takut bakal ditembak. Dia baru kembali ke lokasi kejadian pasca mobil Brio dan Sigra pergi meninggalkan lokasi kejadian. Di situ dia melihat saksi Romli telah terkapar sambil meminta tolong, tak jauh dia lantas melihat ayahnya juga terkapar sambil merintih kesakitan.
"Saya melihat pistol itu keluar dari jendela, (tembakan) diarahkan ke arah kerumunan (ayahnya). Pada saat saya melihat mobil Brio dibawa lagi dan mobil Sigra kabur, saya baru berani keluar, saya lihat Pak Ramli sudah terkapar," bebernya.
"Awalnya saya lihat Pak Ramli, lalu ada yang teriak di dalam Indomaret, ada yang kena tembak di dalam katanya. Dalam hari saya berkata 'Ya Allah jangan sampai keluarga saya tertembak'. Setelah itu saya melihat almarhum ayah saya sudah terkapar dengan memegang dadanya, pas depan tengah dada dengan (merintih kesakitan) Aah.. Aah seperti itu," ungkap Agam lagi.
Lihat Juga :