Prabowo dan Jokowi Tunjukkan Keteladanan dan Harmonisasi Politik Nasional

Minggu, 16 Februari 2025 - 17:23 WIB
loading...
Prabowo dan Jokowi Tunjukkan...
Direktur Eksekutif PKPN Bambang Widjanarko Setio menyebut Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Jokowi menunjukan keteladanan di panggung politik nasional. Foto/istiemewa
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperlihatkan hubungan yang harmonis kepada masyarakat di panggung politik nasional.

Secara terbuka, Prabowo mendapatkan dukungan penuh dari Jokowi sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra. Selain itu, Jokowi juga menyatakan dukungannya kepada Prabowo Subianto sebagai Calon Presiden 2029.

"Sebuah bentuk kesadaran berdemokrasi yang diperlihatkan oleh dua tokoh nasional berpengaruh di Indonesia, yakni Bapak Prabowo Subianto dan Bapak Joko Widodo. Tidak ada saling menjelekkan dan saling menjatuhkan dalam konteks politik. Keduanya berupaya membangun kemajuan bangsa dan negara Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Pranata Kebijakan Politik Nasional (PKPN) Bambang Widjanarko Setio, Minggu (16/2/2025).

Baca juga: Prabowo: Kita Berhasil karena Dukungan KIM dan Presiden ke-7, Hidup Jokowi!

Menurut Bambang yang juga Ketua DPD Prabowo Mania 08 Jawa Timur, para tokoh politik nasional sebaiknya berjalan bersama untuk kemajuan dan kebesaran negara dan bangsa Indonesia.

"Perjuangan menuju Indonesia Emas Tahun 2045 merupakan pengejawantahan Indonesia sebagai negara besar dan maju, Indoneaia yang rakyatnya sejahtera dan berkeadilan, Indonesia sebagai negara yang dihormati oleh seluruh negara di seluruh dunia," kata Bambang.

Baca juga: 52 Perwira Tinggi Dimutasi Panglima TNI pada Februari 2025, Ini Daftar Lengkapnya

Bambang mengatakan, kedua tokoh nasional Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo telah memberikan contoh dan teladan di pentas politik nasional.

"Tidak mudah membangun konfigurasi politik dalam harmonisasi humanitas dalam pandangan rasionalisasi politik yang berbeda. Presiden Prabowo Subianto dan mantan Presiden Joko Widodo telah menumbuhkan dan menyuburkan spirit baru dalam tatanan demokrasi ala Indonesia," kata Bambang.

Peradaban kehidupan politik di Indonesia, kata Bambang, memang harus menjadi bagian penting dalam demokrasi. Indonesia harus memberikan ruang yang seluas-luasnya bagi tokoh-tokoh bangsa untuk saling menguatkan peradaban kehidupan politik yang sesuai dengan tradisi dan budaya politik Indonesia.

“Seperti kata Presiden Prabowo, demokrasi yang diimpor dari Barat, belum tentu sesuai dengan kehidupan berbangsa dan bernegara dalam konteks demokrasi di Indonesia. Demokrasi di Indonesia sebaiknya menghargai akar budaya kehidupan Indonesia," kata Bambang.

Karena itu, kata Bambang, hubungan yang dibangun secara harmonis oleh Presiden Prabowo Subianto dan Joko Widodo, menjadi contoh bagi masyarakat dan terlebih bagi para elite politik nasional.

"Kita tidak berhenti dengan apa yang akan kita lakukan, tapi kita harus melanjutkan budaya politik yang mengedepankan harmonisasi kehidupan politik dan demokrasi dalam perspektif nilai-nilai Indonesia yang berkeadaban," tandas Bambang.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan, Din Syamsuddin Siap Jadi Penjamin
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved