Sebut Prabowo Pemimpin Terkuat, Jokowi: Saking Kuatnya Tidak Ada yang Berani Kritik
Sabtu, 15 Februari 2025 - 15:11 WIB
loading...
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut Presiden Prabowo Subianto merupakan pemimpin dengan dukungan rakyat dan parlemen terkuat. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menyebut Presiden Prabowo Subianto merupakan pemimpin dengan dukungan rakyat dan parlemen terkuat.
Jokowi menyebut hingga saat ini tidak ada yang berani mengkritik kinerja dari Prabowo. Bahkan, Jokowi mengaku dirinya yang menjadi sasaran.
"Saking kuatnya sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik. Yang jadi sasaran yang jadi sasaran adalah Jokowi karena saking kuatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara puncak perayaan HUT ke-17 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).
Baca juga: Joko Widodo: Saking Kuatnya Presiden Prabowo Subianto, Dikit-dikit yang Salah Jokowi
"Dikit-dikit yang salah Jokowi, dikit-dikit yang salah Jokowi, dikit-dikit yang salah Jokowi. Coba sekali-kali nyalahin Pak Prabowo gak berani," kata Jokowi berkelakar.
Karena kekuatan tersebut, Jokowi meyakini program-program yang direncanakan Prabowo akan bisa terealisasi dengan baik. "Dengan kekuatan approval rating dan dukungan politik tadi saya meyakini di bawah kepemimpinan Pak Prabowo satu persatu nanti program-program yang sudah direncanakan akan bisa terealisasi dengan baik," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo: Saya Mau Jadi Presiden yang Menurunkan Harga!
Sebelumnya, Jokowi menceritakan penilaian kinerja saat dirinya menjabat sebagai Presiden sempat mengalami penurunan karena menaikkan harga BBM.
"Tahun 2014 saat awal saya menjabat approval rating diawal-awal yang diberikan oleh lembaga survei itu 62% kemudian karena menaikkan harga BBM melorot menjadi 52%," kata Jokowi.
Jokowi pun membandingkan penilaian kinerja saat dirinya menjabat pertama kali sebagai presiden dengan Prabowo. Menurutnya Prabowo mendapatkan dukungan yang sangat kuat.
"Sekarang ingin saya bandingkan dengan approval rating Bapak Presiden Prabowo Subianto 100 hari kemarin survei kinerjanya 80,9% dukungan dari parlemen juga di atas 80%. Artinya apa, dukungan rakyat sangat kuat sekali dukungan politik di parlemen sangat kuat sekali," sambungnya.
Maka dari itu, Jokowi menyebut Prabowo merupakan presiden dengan dukungan terkuat dari rakyat maupun DPR. "Sehingga saya boleh menyampaikan presiden Prabowo ini adalah presiden dengan dukungan terkuat baik dari rakyat maupun dari DPR," katanya.
Jokowi pun meminta semua pihak membandingkan dengan pemimpin negara lain. Karena, menurutnya tidak ada pemimpin negara lain yang sekuat Prabowo.
"Coba cek seluruh presiden yang ada di dunia ini sekarang ini enggak ada yang sekuat Bapak Prabowo Subianto," tandasnya.
Jokowi menyebut hingga saat ini tidak ada yang berani mengkritik kinerja dari Prabowo. Bahkan, Jokowi mengaku dirinya yang menjadi sasaran.
"Saking kuatnya sampai detik ini saya tidak melihat ada yang berani mengkritik. Yang jadi sasaran yang jadi sasaran adalah Jokowi karena saking kuatnya Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Jokowi dalam sambutannya pada acara puncak perayaan HUT ke-17 di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/2/2025).
Baca juga: Joko Widodo: Saking Kuatnya Presiden Prabowo Subianto, Dikit-dikit yang Salah Jokowi
"Dikit-dikit yang salah Jokowi, dikit-dikit yang salah Jokowi, dikit-dikit yang salah Jokowi. Coba sekali-kali nyalahin Pak Prabowo gak berani," kata Jokowi berkelakar.
Karena kekuatan tersebut, Jokowi meyakini program-program yang direncanakan Prabowo akan bisa terealisasi dengan baik. "Dengan kekuatan approval rating dan dukungan politik tadi saya meyakini di bawah kepemimpinan Pak Prabowo satu persatu nanti program-program yang sudah direncanakan akan bisa terealisasi dengan baik," ungkapnya.
Baca juga: Prabowo: Saya Mau Jadi Presiden yang Menurunkan Harga!
Sebelumnya, Jokowi menceritakan penilaian kinerja saat dirinya menjabat sebagai Presiden sempat mengalami penurunan karena menaikkan harga BBM.
"Tahun 2014 saat awal saya menjabat approval rating diawal-awal yang diberikan oleh lembaga survei itu 62% kemudian karena menaikkan harga BBM melorot menjadi 52%," kata Jokowi.
Jokowi pun membandingkan penilaian kinerja saat dirinya menjabat pertama kali sebagai presiden dengan Prabowo. Menurutnya Prabowo mendapatkan dukungan yang sangat kuat.
"Sekarang ingin saya bandingkan dengan approval rating Bapak Presiden Prabowo Subianto 100 hari kemarin survei kinerjanya 80,9% dukungan dari parlemen juga di atas 80%. Artinya apa, dukungan rakyat sangat kuat sekali dukungan politik di parlemen sangat kuat sekali," sambungnya.
Maka dari itu, Jokowi menyebut Prabowo merupakan presiden dengan dukungan terkuat dari rakyat maupun DPR. "Sehingga saya boleh menyampaikan presiden Prabowo ini adalah presiden dengan dukungan terkuat baik dari rakyat maupun dari DPR," katanya.
Jokowi pun meminta semua pihak membandingkan dengan pemimpin negara lain. Karena, menurutnya tidak ada pemimpin negara lain yang sekuat Prabowo.
"Coba cek seluruh presiden yang ada di dunia ini sekarang ini enggak ada yang sekuat Bapak Prabowo Subianto," tandasnya.
(cip)
Lihat Juga :