Erdogan Tiba di Indonesia Disambut Presiden Prabowo

Selasa, 11 Februari 2025 - 18:59 WIB
loading...
Erdogan Tiba di Indonesia...
Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beserta rombongan saat tiba di Indonesia pada Selasa (11/2/2025). Foto/Riyan
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung kedatangan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan beserta rombongan saat tiba di Indonesia pada Selasa (11/2/2025). Berdasarkan pantauan, dengan menggunakan Kepresidenannya, Presiden Erdogan tiba di Jakarta melalui Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma sekira pukul 18.36 WIB.

Saat tiba, Presiden Erdogan turut disambut dengan upacara kenegaraan dan Korps musik. Selain itu, kedatangan Erdogan juga disambut oleh dentuman meriam.

Saat turun dari pesawat, Presiden Erdogan disambut langsung Presiden RI Prabowo Subianto. Meski diguyur hujan, momen keakrabannya pun tetap terlihat. Keduanya pun saling melambaikan tangan ke arah awak media.

Turut mendampingi Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoedin, Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indrawijaya.

Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Roy Soemirat menyebutkan, kunjungan Presiden Erdogan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Turki.

"Bahwa betul bapak Presiden Indonesia dijadwalkan menerima kunjungan Presiden Turki Erdogan pada 11 dan 12 Februari mendatang," ujar dia, Jumat (7/2/2025).

Selain pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto , agenda utama kunjungan ini juga akan mencakup pertemuan pertama High-Level Strategic Cooperation Council (HSLC) antara kedua negara.

"Yang utamanya, selain akan ada kunjungan bilateral kenegaraan, juga akan dimanfaatkan untuk menyelenggarakan pertemuan pertama High-Level Strategic Cooperation Council antara Indonesia dan Turki, High-Level Strategic Cooperation Council, HSLC," katanya.

HSLC adalah forum bilateral tertinggi yang dipimpin langsung oleh kepala negara, yang bertujuan untuk membahas berbagai isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Forum ini pertama kali dideklarasikan pada KTT G20 di Bali pada tahun 2022, sebagai bagian dari inisiatif untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Turki.

"HSLC ini merupakan forum bilateral regular tertinggi di antara kedua negara yang dipimpin langsung oleh kepala negara, sehingga semua hal-hal yang menjadi common concern dari kedua negara akan langsung di-highlight, akan langsung dibahas terhadap pertemuan High-Level tersebut," kata Roy.

Ia mengungkapkan, Turki memiliki forum HSLC dengan 21 negara lainnya. Dengan Indonesia, forum ini diharapkan dapat menjadi mekanisme yang efektif untuk mendalami kerja sama di berbagai sektor, termasuk ekonomi, pertahanan, dan diplomasi.

"Kita berharap bahwa High-Level Council ini dapat memperkuat mekanisme bilateral yang ada dan dapat menjadi platform bagi interaksi reguler di antara kedua negara pada level tertinggi guna memberikan arahan lebih lanjut yang dapat dilakukan di tingkat-tingkat working level agar isu-isu yang strategis dan menjadi prioritas kedua negara dapat dibahas secara berkesinambungan dan penuh sinergi di antara kedua negara," katanya.

Roy mengatakan hingga saat ini, beberapa isu strategis masih akan dibahas antara kedua negara, baik melalui komunikasi diplomatik maupun pertemuan tingkat senior official ministers.

"Mengenai isu-isu yang dibahas itu sendiri sampai sekarang masih dilakukan pembahasan-pembahasan awal pada tingkat-tingkat senior official ministers atau juga melalui komunikasi diplomatik di antara kedua negara, baik melalui Kedutaan Besar Turki di Indonesia ataupun melalui Kedutaan Besar Indonesia untuk Turki di Ankara," katanya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Prabowo Panggil John...
Prabowo Panggil John Herdman ke Hambalang, Bahas Roadmap Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Momen Tahun Baru Islam...
Momen Tahun Baru Islam 1448 H, Dompet Dhuafa Perkuat Program Anak Yatim melalui BesTeam
Berita Terkini
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap, Pakar Hukum: Tak Ada Tekanan dari Kubu Jokowi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved