DPR Dorong KLH Sinergi dengan ESDM Tangani Sampah

Kamis, 06 Februari 2025 - 14:27 WIB
loading...
DPR Dorong KLH Sinergi...
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Komisi XII DPR mengapresiasi 100 hari kerja Kementerian Lingkungan Hidup (KLH)/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup yang dipimpin Hanif Faisol Nurofiq . KLH diminta bersinergi dengan kementerian terkait dalam pengelolaan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) yang masih menggunakan metode open dumping.

Wakil Ketua Komisi XII DPR Bambang Haryadi menekankan pentingnya sinergi antara KLH dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam pengelolaan sampah. Dia menilai sampah yang selama ini dianggap tidak bernilai justru bisa menjadi sumber energi jika dikelola dengan baik.

"Sampah seharusnya kita sinergikan dengan Kementerian ESDM, karena keduanya memiliki keterkaitan erat dengan lingkungan hidup. Di negara lain, sampah sudah dimanfaatkan sebagai sumber energi sehingga ada nilai ekonomisnya," ujar Bambang usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Baca juga: Menteri Hanif Faisol Ajak 8.600 Relawan Bersihkan Sampah Plastik di Pantai Bali



Bambang bicara pentingnya edukasi dan perubahan pola pikir masyarakat dalam pengelolaan sampah dari hulu. Ia menuturkan, sistem pemilahan sampah harus diperkuat agar masyarakat terbiasa memilah sampah sejak awal.

“Kita bisa mulai dari hal kecil, seperti penyediaan tempat sampah terpisah dan kerja sama dengan badan usaha seperti bank sampah. Sampah yang memiliki nilai ekonomi bisa dikonversi menjadi insentif, seperti uang atau listrik," imbuhnya.

Dia juga mengajak pemerintah daerah untuk lebih tegas dalam mengelola sampah dan mendukung upaya yang dilakukan KLH untuk tidak menggunakan open dumping. Selain itu, dia mengimbau masyarakat harus mencintai lingkungan.

Sebab, lingkungan sekitar dapat mengacu kepada diri sendiri. "Cintailah lingkungan, karena lingkungan kita untuk kita dan mengacu ke kita. Ketika lingkungan kita rusak anak cucu kita akan mendapat imbasnya. Kalau kita sayang anak cucu kita, kita harus cintai lingkungan," ucapnya.

Sementara itu, anggota Komisi XII DPR dari Fraksi PKB Ratna Juwita menilai pemerintah pusat juga harus turun tangan dalam mendukung pemerintah daerah. Dia menyoroti keterbatasan APBD yang kerap menjadi kendala dalam pengelolaan sampah.

“Kita tidak bisa sepenuhnya membebankan ini kepada pemerintah daerah, karena mereka punya keterbatasan anggaran dan program prioritas lainnya. Pemerintah pusat harus menginisiasi penerapan teknologi terbaru untuk pengelolaan sampah di daerah-daerah," kata Ratna.

Ratna pun mengusulkan agar pemerintah membuka peluang kerja sama dengan sektor swasta melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) untuk membantu pembiayaan pengelolaan sampah. Terkait penutupan beberapa TPA yang masih menggunakan sistem open dumping, Ratna mendukung upaya tersebut.

Namun, dia meminta agar keputusan tersebut harus dibarengi dengan solusi yang jelas bagi masyarakat. "Kalau TPA ditutup, bagaimana pengelolaan sampahnya? Jangan sampai malah mempersulit masyarakat. Harus ada alternatif pengelolaan yang lebih baik," tegasnya.

Ratna pun mendorong KLH untuk menjadikan daerah-daerah yang telah sukses mengelola sampah menjadi energi sebagai contoh bagi daerah lain. "Pemerintah pusat bisa menjadikan daerah-daerah yang sudah berhasil mengelola sampah sebagai proyek percontohan. Dengan dukungan teknologi dan inovasi, keberhasilan ini bisa diterapkan di wilayah lain," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi Generasi...
Kolaborasi Generasi Muda Jadi Penggerak Perubahan Lingkungan
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
Ironi Sampah di Jantung...
Ironi Sampah di Jantung Jakarta
Prabowo Targetkan Masalah...
Prabowo Targetkan Masalah Sampah di Indonesia Tuntas 2–3 Tahun
Hanif Faisol Beberkan...
Hanif Faisol Beberkan Alasan Presiden Prabowo Tambah Kursi Wamenko Pangan
Perkuat Ketahanan Energi,...
Perkuat Ketahanan Energi, Komisi XII DPR Dorong Transaksi Batu Bara Gunakan Rupiah
Aksi Bersih dan Penghijauan...
Aksi Bersih dan Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Komisi XII Ingatkan Dampaknya terhadap Daya Beli
Rekomendasi
Peneliti UNEJ Ungkap...
Peneliti UNEJ Ungkap Keunikan Puyuh Gonggong, Fauna Endemik Jember yang Rentan Punah
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Selebriti Pakai Earphone...
Selebriti Pakai Earphone Kabel, Pasar IEM Chi-Fi Diam-Diam Meledak
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved