Susno Duadji Merespons Kasus Dugaan Pemerasan AKBP Bintoro: Tak Lazim, Harus Diusut
Sabtu, 01 Februari 2025 - 07:14 WIB
loading...
A
A
A
Susno juga menyoroti bahwa kejadian ini terjadi di Jakarta, yang seharusnya memiliki polisi-polisi terbaik di Indonesia. Jika praktik semacam ini terjadi di ibu kota, maka dia khawatir bagaimana kondisi kepolisian di daerah-daerah lain.
Baca juga: Kronologi Kasus AKBP Bintoro Diduga Peras Anak Bos Prodia Rp20 Miliar
“Ini di Jakarta loh. Jakarta itu mestinya polisi yang terbaik di Indonesia polisi pilihan. Nah, kalau di Jakarta seperti ini kita meragukan di daerah bagaimana gitu kan. Ini jadi kita ambil hikmahnya karena kepolisian itu adalah milik kita yang akan memperbaiki adalah kita jadi jangan ragu-ragu untuk memperbaiki,” ujarnya.
Dia pun mengajak masyarakat untuk berani melaporkan kasus-kasus serupa demi perbaikan institusi Polri. Menurutnya, kepolisian adalah milik rakyat, dan masyarakat berhak memberikan masukan serta mendukung lembaga pengawas seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Propam, serta inspektorat kepolisian.
“Dan kita membackup lembaga-lembaga pengawasan Polri inspektorat-inspektorat, kemudian Propam, kemudian pengawasan dari luarnya Kompolnas kita beri masukan dan terima kasih lah kepada pihak korban yang diperas atau yang memberi suap mau melaporkan ini,” pungkasnya.
Baca juga: Kronologi Kasus AKBP Bintoro Diduga Peras Anak Bos Prodia Rp20 Miliar
“Ini di Jakarta loh. Jakarta itu mestinya polisi yang terbaik di Indonesia polisi pilihan. Nah, kalau di Jakarta seperti ini kita meragukan di daerah bagaimana gitu kan. Ini jadi kita ambil hikmahnya karena kepolisian itu adalah milik kita yang akan memperbaiki adalah kita jadi jangan ragu-ragu untuk memperbaiki,” ujarnya.
Dia pun mengajak masyarakat untuk berani melaporkan kasus-kasus serupa demi perbaikan institusi Polri. Menurutnya, kepolisian adalah milik rakyat, dan masyarakat berhak memberikan masukan serta mendukung lembaga pengawas seperti Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Propam, serta inspektorat kepolisian.
“Dan kita membackup lembaga-lembaga pengawasan Polri inspektorat-inspektorat, kemudian Propam, kemudian pengawasan dari luarnya Kompolnas kita beri masukan dan terima kasih lah kepada pihak korban yang diperas atau yang memberi suap mau melaporkan ini,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :