2 Dosen Unhan Berpangkat Letjen TNI, Punya Dua Kesamaan
Sabtu, 01 Februari 2025 - 06:16 WIB
loading...
Letjen TNI Widi Prasetijono (kiri) dan Letjen TNI Teguh Muji Angkasa (kanan) merupakan Dosen Tetap Universitas Pertahanan (Unhan). FOTO/DOK.KODIKLAT TNI AD
A
A
A
JAKARTA - Dua dosen Universitas Pertahanan (Unhan) berpangkat Letnan Jenderal (Letjen) TNI diulas dalam artikel ini. Mereka punya dua kesamaan.
Letjen TNI merupakan pangkat yang masuk dalam kategori Perwira Tinggi. Pangkat ini juga dikenal sebagai jenderal bintang 3, satu tingkat di atas Mayor Jenderal (bintang 2) dan satu tingkat di bawah Jenderal TNI (bintang 4).
Saat ini ada sekitar 29 Perwira Tinggi berpangkat Letjen TNI. Dua di antaranya merupakan dosen Unhan.
Baca juga: 7 Perbedaaan Unhan dan Akmil, Lulusannya Akan Jadi Apa?
Keduanya sama-sama kelahiran Jawa Timur (Jatim) dan pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Siapa saja?
![2 Dosen Unhan Berpangkat Letjen TNI, Punya Dua Kesamaan]()
FOTO Instagram Kodim 0418 Palembang
Pria kelahiran 11 Juni 1967, Madiun, Jawa Timur ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1989 yang berasal dari kesatuan Infanteri (Kopassus). Teguh dimutasi dari Danpussenif menjadi Dosen Tetap Unhan pada Jumat, 6 Desember 2024.
Mutasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. SK tersebut ditandatangani Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain Akmil, Teguh mengikuti sejumlah pendidikan militer lainnya seperti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri (Sesarcabif), Komando, Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) I. Kemudian, Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) II, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), dan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia atau (Sesko TNI).
Karier militernya diawali dengan menjabat sebagai kepala penerangan Kopassus pada 2010-2011 saat berpangkat Letnan Kolonel. Setelah itu menjadi Asisten Intelijen Danjen Kopassus pada 2011-2013 saat berpangkat Kolonel.
Jabatan lain yang pernah diembannya ketika masih berpangkat Kolonel adalah Asisten Intelijen Kasdam V/Brawijaya (2013-2014), Perwira Bantuan I/Ren Spamad (2014-2015), dan Perwira Bantuan VI/Minitel Spamad (2015-2016).
Lalu, dia dimutasi menjadi Wakil Komandan Kopassus. Jabatan orang nomor dua di Korps Baret Merah itu diembannya pada 2016-2017 saat berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.
Jabatan penting lainnya yang pernah dipercayakan kepada Teguh saat menjadi Jenderal Bintang 1 TNI AD ini adalah Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti (2017-2018), Kasdam IV/Diponegoro (2018-2020), dan Perwira Staf Ahli Tingkat II KSAD bidang Was Eropa dan Amerika (2020).
Bintang emas di pundaknya bertambah satu atau menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI saat menjabat sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III KSAD bidang Politik Keamanan Nasional pada kurun 2020-2021. Dia juga pernah menjadi Dosen Universitas Pertahanan pada 2021 saat berpangkat Jenderal Bintang 2 TNI AD.
Selanjutnya, dia dirotasi menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggantikan Mayjen TNI Mohamad Hasan. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis 9 Desember 2021.
Jabatan Danjen Kopassus tak lama dipegang Teguh. Dia digeser menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih pada akhir Januari 2022 menggantikan Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.
Sertijab yang dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) saat itu Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin 31 Januari 2022. Hanya tujuh bulan di Bumi Cenderawasih, Teguh dirotasi menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad).
Jabatan itu diemban selama kurang lebih 1 tahun 5 bulan. Setelah itu, alumnus SMA Negeri 42 Jakarta itu dimutasi menjadi Danpussenif.
![2 Dosen Unhan Berpangkat Letjen TNI, Punya Dua Kesamaan]()
Foto/Istimewa
Widi kelahiran 4 Juni 1971, Trenggalek, Jawa Timur. Dia merupakan jebolan Akmil 1993 yang berasal dari kecabangan Infanteri.
Dia juga dimutasi dari Dankodiklatad menjadi Dosen Tetap Unhan pada Jumat, 6 Desember 2024 bersamaan dengan Teguh Muji Angkasa.
Selain Akmil, sejumlah pendidikan militer yang diselesaikannya di antaranya Sesarcabif, Komando, Susar PARA, Dik Free Fall, Diklapa I, Diklapa II, Seskoad, Susdanyon, dan Susdandim.
Sedangkan berbagai jabatan yang pernah diembannya adalah Pama Pussenif (1993), Danunit Grup 2 Kopassus (1995), Danunit Yon 22 Grup 2 Kopassus (1996), Dansubtim Yon 22 Grup 2 Kopassus (1998), Dantim Yon 22 Grup 2 Kopassus (2000).
Selanjutnya, Kasilog Grup 1 Kopassus (2003), Wadanyon 11 Grup 1 Kopassus (2006), Danyonif 400/Raider (2009—2010), Pabandya Ops Sopsdam IV/Diponegoro (2010—2011), Dandim 0735/Surakarta (2011—2012), Pabandya 1/Pampa Spaban II/Pampers Spamad (2012—2014).
Lalu, Ajudan Presiden RI (2014—2016), Danrindam III/Siliwangi (2016—2017), Danrem 074/Warastratama (2017—2018), Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (2018—2020), Kasdam IV/Diponegoro (2020—2022).
Setelah itu, Danjen Kopassus (2022), Pangdam IV/Diponegoro (2022—2023), Dankodiklatad (2023—2024), dan kini menjabat Dosen Tetap Unhan.
Letjen TNI merupakan pangkat yang masuk dalam kategori Perwira Tinggi. Pangkat ini juga dikenal sebagai jenderal bintang 3, satu tingkat di atas Mayor Jenderal (bintang 2) dan satu tingkat di bawah Jenderal TNI (bintang 4).
Saat ini ada sekitar 29 Perwira Tinggi berpangkat Letjen TNI. Dua di antaranya merupakan dosen Unhan.
Baca juga: 7 Perbedaaan Unhan dan Akmil, Lulusannya Akan Jadi Apa?
Keduanya sama-sama kelahiran Jawa Timur (Jatim) dan pernah menjabat sebagai Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Siapa saja?
2 Dosen Unhan Berpangkat Letjen TNI
1. Teguh Muji Angkasa

FOTO Instagram Kodim 0418 Palembang
Pria kelahiran 11 Juni 1967, Madiun, Jawa Timur ini merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1989 yang berasal dari kesatuan Infanteri (Kopassus). Teguh dimutasi dari Danpussenif menjadi Dosen Tetap Unhan pada Jumat, 6 Desember 2024.
Mutasi tersebut berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/1545/XII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia. SK tersebut ditandatangani Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Selain Akmil, Teguh mengikuti sejumlah pendidikan militer lainnya seperti Sekolah Dasar Kecabangan Infanteri (Sesarcabif), Komando, Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) I. Kemudian, Sekolah Lanjutan Perwira (Selapa) II, Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), dan Sekolah Staf dan Komando Tentara Nasional Indonesia atau (Sesko TNI).
Karier militernya diawali dengan menjabat sebagai kepala penerangan Kopassus pada 2010-2011 saat berpangkat Letnan Kolonel. Setelah itu menjadi Asisten Intelijen Danjen Kopassus pada 2011-2013 saat berpangkat Kolonel.
Jabatan lain yang pernah diembannya ketika masih berpangkat Kolonel adalah Asisten Intelijen Kasdam V/Brawijaya (2013-2014), Perwira Bantuan I/Ren Spamad (2014-2015), dan Perwira Bantuan VI/Minitel Spamad (2015-2016).
Lalu, dia dimutasi menjadi Wakil Komandan Kopassus. Jabatan orang nomor dua di Korps Baret Merah itu diembannya pada 2016-2017 saat berpangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.
Jabatan penting lainnya yang pernah dipercayakan kepada Teguh saat menjadi Jenderal Bintang 1 TNI AD ini adalah Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti (2017-2018), Kasdam IV/Diponegoro (2018-2020), dan Perwira Staf Ahli Tingkat II KSAD bidang Was Eropa dan Amerika (2020).
Bintang emas di pundaknya bertambah satu atau menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) TNI saat menjabat sebagai Perwira Staf Ahli Tingkat III KSAD bidang Politik Keamanan Nasional pada kurun 2020-2021. Dia juga pernah menjadi Dosen Universitas Pertahanan pada 2021 saat berpangkat Jenderal Bintang 2 TNI AD.
Selanjutnya, dia dirotasi menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Komando Pasukan Khusus (Kopassus) menggantikan Mayjen TNI Mohamad Hasan. Serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan di Mako Kopassus, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis 9 Desember 2021.
Jabatan Danjen Kopassus tak lama dipegang Teguh. Dia digeser menjadi Pangdam XVII/Cenderawasih pada akhir Januari 2022 menggantikan Mayjen TNI Ignatius Yogo Triyono.
Sertijab yang dipimpin Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) saat itu Jenderal TNI Dudung Abdurachman di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Senin 31 Januari 2022. Hanya tujuh bulan di Bumi Cenderawasih, Teguh dirotasi menjadi Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Danpusterad).
Jabatan itu diemban selama kurang lebih 1 tahun 5 bulan. Setelah itu, alumnus SMA Negeri 42 Jakarta itu dimutasi menjadi Danpussenif.
2. Widi Prasetijono

Foto/Istimewa
Widi kelahiran 4 Juni 1971, Trenggalek, Jawa Timur. Dia merupakan jebolan Akmil 1993 yang berasal dari kecabangan Infanteri.
Dia juga dimutasi dari Dankodiklatad menjadi Dosen Tetap Unhan pada Jumat, 6 Desember 2024 bersamaan dengan Teguh Muji Angkasa.
Selain Akmil, sejumlah pendidikan militer yang diselesaikannya di antaranya Sesarcabif, Komando, Susar PARA, Dik Free Fall, Diklapa I, Diklapa II, Seskoad, Susdanyon, dan Susdandim.
Sedangkan berbagai jabatan yang pernah diembannya adalah Pama Pussenif (1993), Danunit Grup 2 Kopassus (1995), Danunit Yon 22 Grup 2 Kopassus (1996), Dansubtim Yon 22 Grup 2 Kopassus (1998), Dantim Yon 22 Grup 2 Kopassus (2000).
Selanjutnya, Kasilog Grup 1 Kopassus (2003), Wadanyon 11 Grup 1 Kopassus (2006), Danyonif 400/Raider (2009—2010), Pabandya Ops Sopsdam IV/Diponegoro (2010—2011), Dandim 0735/Surakarta (2011—2012), Pabandya 1/Pampa Spaban II/Pampers Spamad (2012—2014).
Lalu, Ajudan Presiden RI (2014—2016), Danrindam III/Siliwangi (2016—2017), Danrem 074/Warastratama (2017—2018), Danrem 091/Aji Surya Natakesuma (2018—2020), Kasdam IV/Diponegoro (2020—2022).
Setelah itu, Danjen Kopassus (2022), Pangdam IV/Diponegoro (2022—2023), Dankodiklatad (2023—2024), dan kini menjabat Dosen Tetap Unhan.
(rca)
Lihat Juga :