Pemerintah Bakal Bentuk Tim Pencari Fakta Penembakan WNI di Malaysia
Kamis, 30 Januari 2025 - 20:53 WIB
loading...
Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani. Foto/Binti Mufarida
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah didesak untuk membentuk tim pencari fakta penembakan aparat Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) terhadap 5 Warga Negara Indonesia ( WNI ) di Perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia . Akibat peristiwa ini, satu orang meninggal usai sebuah kapal yang berisi sejumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) diberondong tembakan oleh polisi Malaysia itu.
Sementara itu, 4 lainnya masih mendapatkan penanganan medis. Merespons hal ini, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan sudah memperoleh akses ke Konsuleran.
“Ya, pokoknya kan kemarin Kemenlu sudah ketemu kan, sudah bisa memperoleh akses ke Konsuleran, sudah mengunjungi beberapa korban yang bisa atau dalam kapasitas memberikan keterangan,” ujar Christina kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Baca juga: Demo Kedubes Malaysia, Buruh Protes Keras Penembakan Brutal 5 Pekerja Migran
Sementara itu, 4 lainnya masih mendapatkan penanganan medis. Merespons hal ini, Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Christina Aryani menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan sudah memperoleh akses ke Konsuleran.
“Ya, pokoknya kan kemarin Kemenlu sudah ketemu kan, sudah bisa memperoleh akses ke Konsuleran, sudah mengunjungi beberapa korban yang bisa atau dalam kapasitas memberikan keterangan,” ujar Christina kepada awak media di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Kamis (30/1/2025).
Baca juga: Demo Kedubes Malaysia, Buruh Protes Keras Penembakan Brutal 5 Pekerja Migran
Lihat Juga :