5 Menteri Terkaya di Kabinet Merah Putih Prabowo Subianto, Siapa Saja?
Jum'at, 24 Januari 2025 - 20:44 WIB
loading...
A
A
A
Sakti Wahyu Trenggono adalah Menteri Kelautan dan Perikanan. Dia menjadi menteri terkaya kedua dengan nilai kekayaan mencapai Rp2,6 triliun.
Kekayaan yang dimiliki Sakti terbagi atas beberapa komponen yakni 48 tanah dan bangunan dengan total nilai Rp91 miliar, 3 alat transportasi senilai Rp1,8 miliar, kas dan setara kas Rp156,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp22,9 miliar, surat berharga Rp2,23 triliun, dan harta lainnya Rp167 miliar.
Erick Thohir menjabat Menteri BUMN dan punya harta kekayaan Rp2,3 triliun.
Harta kekayaan yang dimiliki Erick terdiri atas 34 tanah dan bangunan senilai Rp419,6 miliar, surat berharga Rp1,7 triliun, alat transportasi Rp4,9 miliar, kas dan setara kas Rp192,3 miliar, harta bergerak lainnya Rp28,5 miliar, dan harta lainnya Rp149 miliar.
Selain Menteri BUMN, Erick juga dikenal sebagai pengusaha dan saat ini menjabat Ketua Umum PSSI.
Andi Amran Sulaiman adalah Menteri Pertanian. Dia berharta Rp1,24 triliun berdasarkan data LHKPN KPK per Desember 2024.
Kekayaan yang dimiliki Sakti terbagi atas beberapa komponen yakni 48 tanah dan bangunan dengan total nilai Rp91 miliar, 3 alat transportasi senilai Rp1,8 miliar, kas dan setara kas Rp156,1 miliar, harta bergerak lainnya Rp22,9 miliar, surat berharga Rp2,23 triliun, dan harta lainnya Rp167 miliar.
3. Erick Thohir
Kekayaan: Rp2,3 TriliunErick Thohir menjabat Menteri BUMN dan punya harta kekayaan Rp2,3 triliun.
Harta kekayaan yang dimiliki Erick terdiri atas 34 tanah dan bangunan senilai Rp419,6 miliar, surat berharga Rp1,7 triliun, alat transportasi Rp4,9 miliar, kas dan setara kas Rp192,3 miliar, harta bergerak lainnya Rp28,5 miliar, dan harta lainnya Rp149 miliar.
Selain Menteri BUMN, Erick juga dikenal sebagai pengusaha dan saat ini menjabat Ketua Umum PSSI.
4. Amran Sulaiman
Kekayaan: Rp1,2 triliunAndi Amran Sulaiman adalah Menteri Pertanian. Dia berharta Rp1,24 triliun berdasarkan data LHKPN KPK per Desember 2024.
Lihat Juga :