MPR Desak Pemerintah Tolak Proposal AS Soal Relokasi Warga Gaza ke Indonesia

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:51 WIB
loading...
MPR Desak Pemerintah...
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendesak Pemerintah Indonesia secara tegas menolak proposal relokasi warga Gaza ke Indonesia. Foto: Dok Reuters
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW) mendesak Pemerintah Indonesia secara tegas menolak proposal relokasi warga Gaza ke Indonesia. Pernyataan ini sekaligus merespons Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk merelokasi rakyat Palestina ke Indonesia dengan alasan membangun kembali Gaza.

“Itu memang baru informasi yang berkembang, tapi bisa jadi tasting the water bila wacana seperti itu tidak ditolak. Relokasi itu merupakan usulan tidak rasional dan tidak membantu menyelesaikan masalah," ujar HNW, Rabu (22/1/2025).

Baca juga: Donald Trump Ingin Relokasi 2 Juta Warga Gaza ke Indonesia, Kemlu: Tak Dapat Diterima!

Menurut dia, usulan relokasi warga Gaza terkesan ingin mengusir warga Palestina demi kepentingan Israel. "Serta tidak sesuai dengan semangat gencatan senjata yang telah disepakati,” ucapnya.

HNW menilai publik memang sedang menunggu konfirmasi usulan yang sudah terbuka di publik soal relokasi warga Gaza oleh Presiden Trump. Namun, dia mengingatkan Pemerintah Indonesia supaya tegas menolak wacana tersebut.

Menurut dia, negara mediator seperti Qatar, Mesir, dan AS beserta negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) memastikan butir perjanjian dilaksanakan secara konsekuen dan tidak dilanggar oleh Israel ketimbang mengusulkan wacana relokasi warga Gaza.

“Apalagi kita semua tahu bahwa Israel memiliki track record buruk dalam menjalankan perjanjian perdamaian seperti perjanjian gencatan senjata dengan Lebanon yang kemudian Israel masih melakukan serangan," ungkap HNW.

"Dan dalam beberapa hari setelah perjanjian gencatan senjata dengan Hamas yang merepresentasikan rakyat di Gaza, Palestina, Israel justru juga tetap melakukan serangan ke wilayah tersebut, juga tidak sepenuhnya membebaskan tawanan Palestina dalam jumlah seperti yang disepakati semula," tambahnya.

Wakil Ketua Majelis Syura PKS ini juga meminta AS tidak perlu lagi mencampuri urusan dalam negeri negara lain, termasuk Indonesia apalagi terkait hubungan Indonesia dengan rakyat Palestina.

”Selama ini hubungan erat itu sudah akrab terjalin, bahkan ada banyak anak-anak Palestina yang mendapat beasiswa untuk belajar di Indonesia yang dibantu pemerintah, NGO, universitas, dan pesantren,” katanya.

“Beasiswa-beasiswa ini tentu patut kita dukung dan berkelanjutan agar nanti penerima beasiswa dapat kembali dan membangun Palestina setelah menyelesaikan studinya di Indonesia. Ini yang harus kita dukung, bukan konsep relokasi 2 juta warga yang hakikatnya pengusiran warga Gaza serta melanggengkan agenda penjajahan Israel,” ujar HNW.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Rekomendasi
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Amalan Jumat: Raih Cahaya...
Amalan Jumat: Raih Cahaya dengan Membaca Surat Al-Kahfi
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved