Tenaga Medis Gugur, Fadjroel Rachman: Presiden Turut Berduka Cita
Rabu, 02 September 2020 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
"Masyarakat menjadi garis depan memutus rantai penyebaran Covid-19," ujarnya.
Dia juga menuturkan bahwa pemerintah berharap agar tenaga medis dan rumah sakit senantiasa disiplin dalam penerapan sistem sistem shift/pembatasan jam kerja.
"Ini karena tenaga medis penolong terakhir masyarakat bila terdampak Covid-19. Pemerintah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk melindungi tenaga medis kita, termasuk APD lengkap dan insentif," katanya.
Menurutnya, Jokowi tidak pernah lelah mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk dapat meringankan pekerjaan tenaga medis.
"Saling mengingatkan, bergotong royong kebangsaan dan kemanusiaan pada 267 juta rakyat Indonesia adalah kunci disiplin penanganan pandemi Covid-19. Dan pemulihan ekonomi nasional untuk keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.
Dia juga menuturkan bahwa pemerintah berharap agar tenaga medis dan rumah sakit senantiasa disiplin dalam penerapan sistem sistem shift/pembatasan jam kerja.
"Ini karena tenaga medis penolong terakhir masyarakat bila terdampak Covid-19. Pemerintah menyiapkan segala hal yang diperlukan untuk melindungi tenaga medis kita, termasuk APD lengkap dan insentif," katanya.
Menurutnya, Jokowi tidak pernah lelah mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan untuk dapat meringankan pekerjaan tenaga medis.
"Saling mengingatkan, bergotong royong kebangsaan dan kemanusiaan pada 267 juta rakyat Indonesia adalah kunci disiplin penanganan pandemi Covid-19. Dan pemulihan ekonomi nasional untuk keselamatan, kesehatan dan keberlanjutan hidup seluruh rakyat Indonesia," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :