Roro Esti Dorong Pengembangan Alkes Lokal untuk Penanganan Virus Corona

Sabtu, 02 Mei 2020 - 21:19 WIB
loading...
A A A
Kendati begitu, politikus Partai Golkar ini mengaku ada sisi positif yang bisa diambil dari cara kerja yang serba digital virtual meeting dengan para mitra kerja Komisi VII. Kita masih bisa melakukan pengawasan meskipun tidak maksimal, tapi saya merasa justru bisa lebih produktif karena mengurangi waktu di jalan. "Biasanya bisa satu jam lebih ke DPR, tapi dengan kondisi sekarang banyak hal bisa dilakukan dalam satu hari asal kita tetap produktif," urainya.

Perempuan lulusan Universitas Menchester dan Imperial College London ini mengatakan, keahlian manusia adalah bisa beradaptasi dengan kondisi apapun. Karena itu, menurutnya, pandemi Corona tidak boleh dijadikan sebagai alasan untuk tidak produktif. "Ini saatnya kita harus memaksimalkan teknologi untuk berkoordinasi dengan pemerintah," katanya.

Sebelumnya, Menristek Bambang Brodjonegoro mengatakan, kementeriannya sedang mengembangkan test kit untuk pengecekan awal dan diagnosis Corona di dalam negeri. Bambang menjelaskan, rapid diagnostic test kit ini akan diproduksi sebanyak 100.000 unit dalam waktu 1-2 bulan ke depan. Test kit ini bisa membaca secara cepat, lebih kurang 5-10 menit dengan tingkat akurasi sekitar 75%.

Namun, Bambang menyebut ada kemungkinan hasil rapid test false negatif karena antibodi muncul setelah 6 hari terinfeksi. Sehingga, pengujian dengan alat ini tidak hanya dilakukan sekali. Bila hasilnya positif, maka bisa ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR. abdul rochim
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
DPR dan Pemerintah Pastikan...
DPR dan Pemerintah Pastikan Tak Ada Kendala Besar saat Puncak Haji
Jelang Armuzna, DPR...
Jelang Armuzna, DPR Ingatkan Pemerintah soal Layanan Konsumsi dan Transportasi
Fahd Arafiq Restui Tajudin...
Fahd Arafiq Restui Tajudin Tabri Pimpin Golkar Depok, Target 11 Kursi
Rekomendasi
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
MNC University Siapkan...
MNC University Siapkan Program Double Degree dan Pertukaran Mahasiswa dengan Kampus ASEAN
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
Virus Hanta Merebak!...
Virus Hanta Merebak! Ini 5 Gejalanya yang Perlu Diwaspadai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved