Profil Habiburokhman, Kader Gerindra yang Sebut Mahfud MD Orang Gagal

Senin, 30 Desember 2024 - 18:46 WIB
loading...
Profil Habiburokhman,...
Habiburokhman, politikus Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR tengah menjadi sorotan warganet usai menyebut mantan Menko Polhukam Mahfud MD sebagai orang gagal. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Habiburokhman , politikus Gerindra sekaligus Ketua Komisi III DPR tengah menjadi sorotan warganet usai menyikapi komentar mantan Menko Polhukam Mahfud MD mengenai wacana denda damai untuk koruptor. Ia sebelumnya kedapatan menyebut Mahfud MD sebagai ‘orang gagal’.

Wacana denda damai untuk koruptor awalnya disampaikan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas untuk merespons pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang memberi kesempatan koruptor bertobat. Kemudian, muncul komentar menohok dari Mahfud MD yang dibalas tanggapan lain dari Habiburokhman.

"Kalau Pak Mahfud orang gagal nggak usah didengar. Dia sendiri memberikan nilai pada dirinya 5 kan," ujar Habiburokhman dalam jumpa pers di ruang rapat Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (27/12/2024).

Baca juga: Mahfud Komentari Denda Damai Koruptor, Habiburokhman: Orang Gagal Tak Usah Didengar

Profil Habiburokhman

Habiburokhman merupakan salah seorang politisi kenamaan dari Partai Gerindra. Dia juga menjabat sebagai Ketua Komisi III DPR yang membidangi Hukum, HAM, dan Keamanan periode 2024-2029.

Habiburokhman lahir di Metro, Lampung pada 17 September 1974. Riwayat pendidikan menunjukan bahwa dirinya pernah meniti ilmu di SDN Yosodadi Lampung Tengah, SMPN 2 Metro, dan SMA Surya Darma II Bandar Lampung.

Baca juga: Habiburokhman Sebut Konstruksi Hukum Kasus Tom Lembong Sumir di Mata Publik

Lulus dari bangku SMA, Habiburokhman melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Dia menyelesaikan S1 di Fakultas Hukum Universitas Lampung (Unila), kemudian dilanjutkan dengan mengejar S2 di bidang yang sama.

Tak sampai di situ, Habiburokhman menempuh studi S-3 di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Ia lulus dengan predikat cumlaude dari UNS pada Selasa (5/4/2022) setelah menjalani ujian terbuka promosi Doktor.

Adapun judul disertasi Habiburokhman adalah “Membangun Model Penegakan Hukum Ujaran Kebencian (Hate Speech) melalui Modernisasi Pertanggungjawaban Pidana dengan Keadilan Restoratif.”

Selama menjadi mahasiswa, Habiburokhman aktif di berbagai organisasi, seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Senat Mahasiswa FH Unila dan Keluarga Mahasiswa Pemuda Pelajar Lampung (KMPPRL). Dia juga aktif dalam pergerakan mahasiswa pada 1998.

Merujuk laman Fraksi Gerindra, Habiburokhman tidak hanya aktif sebagai politikus, tetapi juga advokat pembela publik. Dia mendirikan Serikat Pengacara Rakyat (SPR) yang rajin mengajukan gugatan class action untuk membela hak-hak rakyat.

Kemudian, dia juga memiliki kantor hukum bisnis Habiburokhman & Co dengan klien yang berasal dari mancanegara. Sekitar 2010, Habiburokhman secara resmi menjadi kader Gerindra.

Tak butuh waktu lama, Habiburokhman dipercaya menjadi Ketua Bidang Advokasi sekaligus anggota Dewan Pembina di partai besutan Prabowo Subianto tersebut. Dia juga pernah ditunjuk memimpin Tim Advokasi Jakarta Baru yang membela kepentingan hukum Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) saat keduanya maju Pilkada DKI Jakarta 2012.

Beberapa tahun setelahnya, Habiburokhman dipercaya menjadi Direktur Advokasi Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang mengikuti kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014. Pada 2019, dia terpilih sebagai anggota DPR dari dapil DKI Jakarta 1.

Pada Pileg 2024 lalu, Habiburokhman kembali terpilih sebagai anggota DPR. Saat ini, dia bertugas sebagai Ketua Komisi III DPR sekaligus merangkap Ketua Fraksi Gerindra di MPR RI.

Habiburokhman memiliki akun media sosial seperti Instagram di @habiburokhmanjkttimur. Baru-baru ini, akunnya tersebut dirujak warganet usai menyebut Mahfud MD sebagai ‘orang gagal’.

Tanggapan itu diberikan Habiburokhman untuk membalas komentar Mahfud soal wacana denda damai bagi koruptor. Menurutnya, Mahfud telah mengakui bahwa ia gagal selama menjadi Menko Polhukam.

"Mahfud MD ini orang gagal, dia sendiri menilai dia gagal 5 tahun sebagai Menko Polhukam dengan memberi skor 5 dalam penegakan hukum, apa yang mau dinilai dari Mahfud MD?" kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada Jumat (27/12/2024).

Lebih jauh, politikus Partai Gerindra ini mengatakan wacana denda damai maupun pemberian maaf kepada koruptor tidak seharusnya ditanggapi dengan solusi prosedural seperti yang dikemukakan Mahfud.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Pakar Hukum: Pernyataan...
Pakar Hukum: Pernyataan Mahfud MD Soal UU Polri Abaikan KPRP Membingungkan
Di Sidang Paripurna,...
Di Sidang Paripurna, Ketua Komisi III Puji Listyo Sigit Prabowo Salah Satu Kapolri Terbaik
Tok! Komisi III DPR...
Tok! Komisi III DPR dan Pemerintah Sepakat Bawa RUU Polri ke Rapat Paripurna
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Disanksi Imbas Merokok...
Disanksi Imbas Merokok dan Main Gim saat Rapat, Anggota DPRD Jember: Saya Menyesal, Mohon Maaf
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Rekomendasi
Profil Luca Zidane,...
Profil Luca Zidane, Kiper Aljazair Putra Zinedine Zidane yang Kebobolan Hattrick Messi
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
Berita Terkini
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Ajukan Tambahan Anggaran...
Ajukan Tambahan Anggaran Rp762 Miliar, KPK: Kami Tidak Muluk-muluk
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Dharma Pongrekun Rombak...
Dharma Pongrekun Rombak 85% Gugatan UU Kesehatan di MK
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Kebebasan Berpendapat,...
Kebebasan Berpendapat, Rembuk Pemuda Ajak Generasi Muda Rawat Nilai Intelektual
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved