Prof Dr Amany Lubis Raih Penghargaan Dunia sebagai Pemimpin Inspiratif dan Visioner
Sabtu, 21 Desember 2024 - 15:14 WIB
loading...
A
A
A
Peran Prof Amany sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Perempuan, Remaja, dan Keluarga sejak 2016 semakin menegaskan dirinya sebagai sosok visioner yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masalah sosial.
Aktivitas sosial yang dilakukan Prof. Amany sejalan dengan ajaran Islam secara umum karena memberikan wawasan tentang keadilan, persamaan, kepedulian, dan kesejahteraan bagi umat Islam dan semua bangsa di dunia.
"Khusus tentang keluarga, perempuan, dan anak, Prof. Amany berkontribusi dalam pemenuhan hak dan kewajiban serta tanggung jawab bersama antara tokoh masyarakat dan agama dalam menghadirkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi semua," kata mantan Dubes RI di Aljazair sekaligus Anggota Komisi Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri MUI Pusat, Sabtu (21/12/2024).
Selain itu, program kerja yang dirancang oleh Prof. Amany di MUI mampu memotivasi anggota masyarakat dari berbagai kalangan untuk ikut berkontribusi dalam upaya memajukan kesejahteraan keluarga.
Rencana Prof. Amany ke depan adalah memajukan pemberdayaan perempuan di semua bidang kehidupan dan perlindungan anak serta peningkatkan kualitas keluarga.
Perlu diketahui, penghargaan Fatima al-Fihriya tahun ini merupakan yang kelima, yakni sejak 2017, 2018, 2019, 2023, dan 2024. Pada 2018 Penghargaan serupa diberikan kepada Tokoh Maroko Fatimah Mesnissi yang bukunya banyak dibaca di Indonesia.
Aktivitas sosial yang dilakukan Prof. Amany sejalan dengan ajaran Islam secara umum karena memberikan wawasan tentang keadilan, persamaan, kepedulian, dan kesejahteraan bagi umat Islam dan semua bangsa di dunia.
"Khusus tentang keluarga, perempuan, dan anak, Prof. Amany berkontribusi dalam pemenuhan hak dan kewajiban serta tanggung jawab bersama antara tokoh masyarakat dan agama dalam menghadirkan kesejahteraan dan kebahagiaan bagi semua," kata mantan Dubes RI di Aljazair sekaligus Anggota Komisi Kerja Sama dan Hubungan Luar Negeri MUI Pusat, Sabtu (21/12/2024).
Selain itu, program kerja yang dirancang oleh Prof. Amany di MUI mampu memotivasi anggota masyarakat dari berbagai kalangan untuk ikut berkontribusi dalam upaya memajukan kesejahteraan keluarga.
Rencana Prof. Amany ke depan adalah memajukan pemberdayaan perempuan di semua bidang kehidupan dan perlindungan anak serta peningkatkan kualitas keluarga.
Perlu diketahui, penghargaan Fatima al-Fihriya tahun ini merupakan yang kelima, yakni sejak 2017, 2018, 2019, 2023, dan 2024. Pada 2018 Penghargaan serupa diberikan kepada Tokoh Maroko Fatimah Mesnissi yang bukunya banyak dibaca di Indonesia.
Lihat Juga :